Polisi Ringkus Bapak-Anak Terduga Teroris di Bali

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anggota teroris. shutterstock.com

    Ilustrasi anggota teroris. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Bali meringkus dua terduga teroris, Achmad Taufikurrahman dan Zaid Ali Ibrahim. Keduanya ditangkap di Jembrana pada Kamis, 10 Oktober 2019.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Hengky Widjaja mengatakan, Achmad dan Zaid adalah bapak dan anak. "Mereka diduga berbaiat kepada pimpinan kelompok ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi," kata dia saat dihubungi, Sabtu, 12 Oktober 2019.

    Dari hasil pemeriksaan, Achmad dan Zaid diketahui memiliki hubungan dekat dengan Syahril Alamsyah alias Abu Rara, pelaku penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

    Pasangan bapak dan anak ini juga sudah menyiapkan peralatan untuk melakukan aksi di wilayah Bali. Saat diringkus, polisi menemukan panah, air softgun dan sangkur dari Achmad dan Zaid.

    Achmad dan Zaid bahkan sudah punya rencana apabila sewaktu-waktu ditangkap. “Mereka merencanakan perlawanan dan membuang ponsel serta laptop ke dalam air," kata Hengky.

    Achmad dan Zaid merupakan salah satu dari 24 orang terduga teroris yang dibekuk polisi sejak September 2019 hingga hari ini, 12 Oktober 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.