Polri Pecat Bripda Nesti yang Sekelompok dengan Penyerang Wiranto

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan saat rilis kasus narkotika jaringan internasional di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan saat rilis kasus narkotika jaringan internasional di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan polisi sudah memecat Bripda Nesti Ode Samili, anggota polisi yang diduga satu sel dengan JAD Bekasi, jaringan penusuk Wiranto.

    "Dia sudah dipecat,"kata Dedi saat dihubungi, Sabtu, 12 Oktober 2019. Nesti merupakan polisi wanita yang bertugas di Kepolisian Daerah Maluku Utara.

    Ia telah dua kali berurusan dengan Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri. Pertama, ia diamankan oleh anggota Kepolisian Daerah Jawa Timur di Bandara Juanda, Jawa Timur, pada Mei 2019. Terakhir, ia ditangkap Densus 88 Antiteror di Yogyakarta pada akhir September 2019.

    Dalam pemeriksaannya, Dedi mengatakan, Nesti bahkan sudah disiapkan untuk menjadi pengantin. Istilah pengantin digunakan untuk sepasang yang memang dipersiapkan untuk melakukan aksi. "Ya yang bersangkutan dipersiapkan sebagai suicide bomber," ucap Dedi.

    Polisi menduga Bripda Nesti pernah beberapa kali menghubungi Abu Zee, pentolan JAD Bekasi yang sudah ditangkap Densus 88. Abu Rara yang merupakan pelaku penyerangan Wiranto juga berasal dari sel ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.