Prabowo Subianto Siapkan Sikap Politik terhadap Jokowi-Maruf

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Azhar saat tiba di PN Jakarta Selatan, Kamis, 11 April 2019. Danhil akan menjadi saksi untuk terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet.TEMPO/Muhammad Hidayat

    Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Azhar saat tiba di PN Jakarta Selatan, Kamis, 11 April 2019. Danhil akan menjadi saksi untuk terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet.TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menyampaikan sikap politik Gerindra dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 17 Oktober 2019, apakah menjadi partai oposisi atau bergabung dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

    "Sikap resmi Pak Prabowo apakah kami akan menjadi mitra kritis atau menjadi mitra internal pemerintahan akan diputuskan sekitar 17 Oktober mendatang," kata juru bicara Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

    Dia mengatakan Prabowo sudah meminta dilaksanakan Rakernas pada 15-17 Oktober 2019 di Hambalang, Bogor.

    Menurut dia, sebelum Rakernas, Prabowo sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra akan mendengarkan masukan dari pimpinan partai dari seluruh wilayah di Indonesia.

    "Tempatnya di Hambalang, nanti Pak Prabowo akan menyampaikan kepada publik sikap politik beliau dan sikap politik Gerindra," ujarnya.

    Dahnil menjelaskan, Prabowo akan memanggil dan mengundang Pimpinan DPD Partai Gerindra di seluruh Indonesia untuk mendengarkan masukan terkait sikap politik partai tersebut ke depan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.