MPR Akan Undang Prabowo dan Sandiaga ke Pelantikan Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo menyatakan akan mengundang pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menghadiri pelantikan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 pada Ahad, 20 Oktober 2019. Bamsoet berujar Prabowo dan Sandi diundang sebagai pasangan calon yang mengikuti pemilihan presiden 2019.

    "Kami akan berkunjung sekalian mengantarkan undangan agar beliau-beliau berkenan hadir," kata Bamsoet seusai rapat pimpinan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2019.

    Menurut Bamsoet, mereka akan menjadwalkan kunjungan ke Prabowo di pekan ini melalui Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yang juga wakil ketua MPR.

    Selain itu, MPR juga akan menemui Jokowi - Ma'ruf Amin, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri serta Susilo Bambang Yudhoyono. Bamsoet berujar mereka ingin bersilaturahmi sekaligus menyampaikan undangan kepada para tokoh itu.

    Pekan depan, ujar Bamsoet, MPR juga akan mengadakan rapat dengan Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan, Komisi Pemilihan Umum, dan Sekretariat Negara untuk membahas pelantikan presiden-wakil presiden.

    "Mudah-mudahan pelantikan yang kita harapkan berlangsung khidmat dapat berjalan lancar dan jadi image politik yang baik," ujarnya.

    Pelantikan presiden-wakil presiden bakal digelar pada Ahad, 20 Oktober 2019. Bamsoet sebelumnya berujar MPR bakal mengusulkan agar pelantikan dilangsungkan pada pukul 14.00 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.