Partai Demokrat Siap Ajukan AHY Jadi Menteri Jokowi Jika Diminta

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Bogor, Rabu 22 Mei 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Bogor, Rabu 22 Mei 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menyatakan partainya siap mengajukan kader terbaik untuk bergabung di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin jika memang diminta. Syarief menyebut nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai salah satu kandidat yang berpotensi diajukan.

    "Mas AHY saya pikir salah satu yang paling menonjol saat ini sebagai representasi dari generasi milenial Indonesia, kader yang dipersiapkan sebagai pemimpin ke depan. Tentu beliau siap," kata Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2019.

    Demokrat memiliki konsep berupa 14 program prioritas yang ditawarkan kepada Jokowi. Konsep itu mencakup program ekonomi kerakyatan hingga penegakan hukum seperti di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Ketua Umum Demokrat.

    Syarief mengklaim, Jokowi merespons positif ketika AHY menyampaikan 14 program prioritas itu. "Tentu beliau akan mensinergikan dengan program-program beliau, apakah ada yang sama, bersinggungan, atau ada yang belum akan dibicarakan di internal pemerintah." Namun Demokrat menghormati kewenangan Presiden Jokowi dalam menyusun kabinet dan para menterinya.

    Syarief tak menutupi Demokrat berharap 14 program prioritas itu bisa diadopsi oleh pemerintahan Jokowi. Dia juga menyinggung pengalaman Demokrat yang pernah menjadi pemenang dan menjalankan pemerintahan selama 10 tahun di era 2004-2014.

    Menurut dia, pengalaman itu membuat Demokrat siap berkontribusi untuk pemerintahan Jokowi. "Mudah-mudahan itu bisa diadopsi karena kami yakin 14 program prioritas itu merupakan yang diinginkan masyarakat saat ini," ujar Syarief.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.