Puan Maharani Beberkan Tugas Tiap Pimpinan DPR

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan) berbincang dengan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (kiri) saat memimpin Rapat Konsultasi dengan Pimpinan Fraksi-Fraksi DPR RI di Komisi VII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Oktober 2019. Rapat tersebut membahas pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan) berbincang dengan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (kiri) saat memimpin Rapat Konsultasi dengan Pimpinan Fraksi-Fraksi DPR RI di Komisi VII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Oktober 2019. Rapat tersebut membahas pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -  Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan penugasan kepada empat Wakil Ketua DPR RI sebagai pimpinan DPR dalam lima tahun ke depan.

    "Kami sudah mengambil satu keputusan tentang pembidangan yang akan dipikul dan menjadi tanggung jawab kami. Saya sudah berikan Tupoksi pada wakil yang ada," kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

    Dia menjelaskan pembagian tugas tersebut yaitu Aziz Syamsuddin menjadi Wakil Ketua DPR bidang Politik, dan Keamanan; Sufmi Dasco Ahmad menjadi Wakil Ketua DPR bidang Ekonomi dan Keuangan.

    Selain itu Rachmat Gobel menjadi Wakil Ketua DPR bidang Industri dan Pembangunan; dan Muhaimin Iskandar menjadi Wakil Ketua DPR bidang Kesejahteraan Rakyat.

    "Saya berikan penugasan kepada empat Wakil Ketua DPR. Insya Allah apa yang kami lakukan secara gotong-royong," ujarnya.

    Puan mengakui banyak "pekerjaan rumah" yang harus dilakukan DPR dibawah kepemimpinannya dan diperkirakan akan banyak dinamika yang terjadi di parlemen.

    Menurut dia, apa pun dinamikanya itu merupakan hal yang wajar dalam politik, namun diharapkan harmoni tetap terjaga di DPR.

    "Perbedaan dalam kebijakan politik adalah hal biasa, namun jangan sampai gotong royong itu tercerai berai karena kepentingan politik. Bagaimana komitmen jaga NKRI utuh, karena parpol salah satu pilar demokrasi, itu kami jaga bersama," tuturnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.