Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Ambon, ASN Berlarian Keluar Gedung

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. geo.tv

    Ilustrasi gempa. geo.tv

    TEMPO.CO, JakartaGempa magnitudo 4,1 mengguncang Kota Ambon, Maluku pada pukul 10.21 WIT, Senin, 7 Oktober 2019. Guncangan gempa mengakibatkan aparatur sipil negara atau ASN di kantor Gubernur Maluku, di Ambon berlarian keluar ruangan.

    Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno juga terlihat turun dan mengingatkan pegawai lainnya keluar ruangan. Seluruh pegawai kemudian berkumpul di belakang kantor Gubernur Maluku.

    Mereka khawatir karena gedung kantor gubernur itu sebelumnya telah mengalami retak-retak akibat gempa magnitudo 6,5 pada 26 September 2019 lalu.

    "Siapa yang tidak menyelamatkan diri, jika gedung berlantai tujuh ini sejumlah dindingnya telah retak. Apalagi guncangan terasa sangat kuat," kata para pegawai seperti dikutip Antara.

    Bahkan, sejumlah pegawai juga berlarian ke sekolah-sekolah untuk mengamankan anak-anak mereka.

    "Anak saya telpon minta dijemput karena takut diguncang gempa," ujar seorang ASN bernama Merry.

    Sebelumnya, Penjabat Sekda Maluku, Kasrul Selang mengatakan, Tim dari Pusat Penelitian Pengembangan (Puslitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan pengujian kelayakan sejumlah gedung pasca gempa magnitudo 6,5 yang mengguncang Kota Ambon serta kabupaten Maluku Tengah maupun Seram Bagian Barat (SBB) pada 26 September 2019.

    Tim yang didampingi Penjabat Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maluku, Muhammad Marasabessy telah melakukan pengujian kelayakan kantor Gubernur dari lantai I hingga VII.

    "Kami mengharapkan paling lambat pada pekan ini telah menerima hasil pengujian kelayakan. Hasil itu sebagai dasar bagi Gubernur Maluku, Murade Ismail mengajukan laporan, sekaligus bantuan anggaran dari pemerintah pusat untuk penanganan gedung-gedung tersebut," ujar Kasrul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.