Bupati Lampung Utara: Muda, Populer, dan Dicokok KPK

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Narapidana kasus korupsi. TEMPO/Imam Sukamto

    Ilustrasi Narapidana kasus korupsi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, akan dibawa ke Jakarta guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, hari ini, 7 Oktober 2019. Agung masih sangat muda ketika terpilih sebagai orang nomor satu di kabupaten itu. Namanya popular karena pernah menjabat posisi penting sebelum menjadi bupati.

    Pria kelahiran 17 Agustus 1982 ini dilantik sebagai Bupati Lampung Utara periode 2014-2019 saat masih berusia 32 tahun. Putra mantan Bupati Way Kanan, Tamanuri ini kembali memenangkan perebutan kursi bupati dalam Pilkada 2019 berpasangan dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA), Budi Utomo.

    Ia diusung koalisi Partai Nasdem, Gerindra, PAN dan PKS. Berhasil meraih 162.426 suara atau 50,85 persen, Agung dan Budi  mengalahkan dua calon pasangan lainnya.

    Sebelum menjabat sebagai bupati, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Nasdem Lampung Utara (Lampura) itu pernah menjadi Camat Tanjung Senang Kota Bandar Lampung.

    Di akhir jabatannya, Agung diringkus KPK bersama tiga orang lainnya, yakni dua orang kepala dinas dan seorang perantara. Agung diduga menerima suap dalam proyek Dinas Pekerjaan Umum atau Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan di Kabupaten Lampung Utara.

    Status hukumnya akan ditentukan dalam 1 x 24 jam sejak dicokok. KPK akan mengumumkan Bupati Lampung Utara ini, apakah menjadi tersangka, atau hanya saksi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.