Airlangga - Bamsoet Akur Lagi, Akbar Tanjung Sebut Pesan Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua DPR RI, Akbar Tanjung hadir pada prosesi pemakaman almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie saat dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Kamis, 12 September 2019. Pada pemakaman tersebut dihadiri oleh tokoh bangsa, perwakilan Negara Sahabat, Perwakilan Lembaga Negara dan masyarakat umum. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Mantan Ketua DPR RI, Akbar Tanjung hadir pada prosesi pemakaman almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie saat dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Kamis, 12 September 2019. Pada pemakaman tersebut dihadiri oleh tokoh bangsa, perwakilan Negara Sahabat, Perwakilan Lembaga Negara dan masyarakat umum. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Pangkalpinang Wakil Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung, mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat berpesan kepada Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo agar tak gaduh.

    "Ada atau tidak campur tangan Jokowi, saya tidak tahu. Tapi memang sebelumnya beliau (Jokowi) berpesan jangan ada Kegaduhan. Itu saja yang saya tahu," ujar Akbar kepada wartawan usai peletakan batu pertama pembangunan Graha Insan Cita Bangka Belitung, Ahad, 6 Oktober 2019.

    Menurut Akbar, pesan Jokowi tersebut bisa saja diartikan kepada kader yang mempunyai keinginan maju menjadi calon ketua umum Golkar untuk saling menjaga. "Kalau bicara konflik dalam politik itu tidak bisa dihindari. Selain konflik, bisa juga ada konsensus diantara mereka," ujar dia.

    Dengan posisi Airlangga yang kini calon tunggal ketua umum, Akbar mengatakan Golkar masih membuka pintu bagi kader lain yang mempunyai minat untuk maju meski dukungan bagi Airlangga paling menonjol dibandingkan calon lain.

    "Bambang Soesatyo yang sudah menjadi ketua MPR sudah tidak terlihat lagi langkah beliau yang mengarah sebagai calon ketua umum. Paling tidak itu yang saya tangkap," ujar dia.

    Akbar menambahkan siapa pun yang menjadi ketua umum harus mampu secara optimal menggunakan posisi tersebut untuk kemajuan Golkar ke depan. Akbar berharap Golkar bisa menjadi pemenang pemilu.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.