Jokowi Minta TNI Tinggalkan Ego Matra

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo melakukan inspeksi pasukan saat menjadi inspiktur upacara puncak perayaan HUT ke-73 Bhayangkara dan bertindak sebagai inspektur upacara di Silang Monas, Jakarta, Rabu 10 Juli 2019. Presiden mengapresiasi atas pencapaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK sert berharap sinergitas TNI - Polri dapat ditingkatkan dalam upaya menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo melakukan inspeksi pasukan saat menjadi inspiktur upacara puncak perayaan HUT ke-73 Bhayangkara dan bertindak sebagai inspektur upacara di Silang Monas, Jakarta, Rabu 10 Juli 2019. Presiden mengapresiasi atas pencapaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK sert berharap sinergitas TNI - Polri dapat ditingkatkan dalam upaya menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri puncak hari ulang tahun ke-74 TNI yang digelar di Taxy Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu, 5 Oktober 2019. Dalam sambutannya, Jokowi memberi pesan agar TNI tak saling mementingkan ego matra masing-masing.

    "Prajurit TNI tidak boleh lagi terjebak dalam ego matra. TNI harus mampu bersinergi dengan kementerian dan lembaga seperti Polri, BNPT, BNPB, dan Bakamla," kata Jokowi.

    Pada 27 September 2019 lalu, Jokowi mengatakan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) telah dibentuk di Tanjung Pinang, Balikpapan, dan Biak. Kehadiran Kogabwilhan ia harapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan krisis dan meningkatkan daya gentar.

    "Semua ini menandai pergeseran budaya militer di TNI kita, yang tadinya terpilah-pilah di masing-masing matra, kemudian menjadi terpadu dalam lingkup Tentara Nasional Indonesia dan semakin didukung oleh profesionalisme prajurit," kata Jokowi.

    Ini menjadi salah satu dari tiga pesan Jokowi kepada prajurit TNI saat ini. Jokowi juga berharap prajurit TNI saat ini mampu beradaptasi dengan zaman.

    "Saya berharap prajurit di masa depan memiliki kemampuan adopsi dan adaptasi teknologi baru serta menjunjung tinggi kemandirian strategis alutsista produk dalam negeri," kata Jokowi.

    Pesan terakhirnya, Jokowi berharap prajurit TNI wajib menjaga kemanunggalan TNI bersama rakyat, melalui Operasi Bhakti dan program Tentara Manunggal Membangun Desa.

    Jokowi pun berjanji bahwa pemerintah akan terus berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme TNI. Salah satunya, lewat penambahan 60 jabatan perwira tinggi baru untuk mengoptimalkan peran prajurit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.