Bursa Ketua MPR: Bamsoet Didukung 8 Fraksi Termasuk PKS

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua MPR,  Hidayat Nur Wahid, saat memberi Sosialisasi Empat Pilar kepada ratusan anggota dan pengurus GENPRO Sulawesi Selatan, Makassar, 15 September 2019.

    Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, saat memberi Sosialisasi Empat Pilar kepada ratusan anggota dan pengurus GENPRO Sulawesi Selatan, Makassar, 15 September 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Delapan fraksi di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) disebut-sebut bulat mendukung Bambang Soesatyo alias Bamsoet menjadi Ketua MPR. Terakhir, Fraksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) menyampaikan dukungan kepada politikus Partai Golkar itu secara terbuka. 

    “PKS bisa menerima usulan untuk mendukung Pak Bambang Soesatyo sebagai calon Ketua MPR,” kata Calon Pimpinan MPR dari Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid di sela-sela Rapat Musyawarah MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 3 Oktober 2019.

    Dengan demikian di atas kertas Bamsoet bakal menang atas politikus Partai Gerindra Ahmad Muzani. Sampai sekarang hanya dua fraksi yang tak mendukung Bamsoet yaitu Gerindra dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

    Saat ini Rapat Musyawarah MPR tengah diskors untuk lobi khusus antara Bamsoet dan Muzani.

    Menurut Hidayat, dalam rapat musyawarah PKS mendapat giliran bicara di nomor urut ke-7. Sedangkan fraksi nomor urut 1-6, yaitu PDIP, Golkar, PKB, Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PPP seluruhnya mendukung Bamsoet.

    Adapun Gerindra masih tetap mengusung Ahmad Muzani. Kalau DPD meminta waktu satu jam untuk merumuskan pendapat resmi secara internal. 

    “DPD akan menyampaikan pendapatnya tapi sepertinya tidak mengusulkan nama ketua di luar Bapak Bambang Soesatyo."

    Hidayat, yang juga Wakil Ketua MPR periode 2014-2019, mengatakan PKS mendukung Bamsoet untuk menghormati kebijakan, untuk mengambil keputusan, untuk menghadirkan perubahan, serta untuk memunculkan permusyawaratan dan permufakatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.