Perebutan Kursi Ketua MPR, Enam Fraksi Dukung Bambang Soesatyo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bambang Soesatyo Ketua DPR RI datang ke RS Pelni sekitar pukul 12.00 WIB pada Rabu 25 September 2019 menjenguk Faisal Amir, mahasiswa korban demo. Tempo/Marvela

    Bambang Soesatyo Ketua DPR RI datang ke RS Pelni sekitar pukul 12.00 WIB pada Rabu 25 September 2019 menjenguk Faisal Amir, mahasiswa korban demo. Tempo/Marvela

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat dari Partai Golkar Bambang Soesatyo unggul mengantongi enam dari 10 fraksi di MPR sudah menyatakan dukungan untuk mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini. Hingga tadi malam, partai-partai yang menyatakan dukungan adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional. Siang ini, giliran Partai Kebangkitan Bangsa menyatakan mendukung Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR.

    "PKB sudah bulat (mendukung)," kata Ketua Fraksi PKB MPR Jazilul Fawaid di Kompleks DPR RI, Jakarta, Jakarta, Kamis, 3 Oktober 2019.

    Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat hingga saat ini masih merahasiakan calon yang akan didukung. Adapun Fraksi Dewan Perwakilan Daerah menyatakan mendukung calonnya sendiri, Fadel Muhammad menjadi ketua MPR.

    Sejumlah petinggi fraksi mendorong agar proses pemilihan ketua MPR berlangsung secara musyawarah mufakat. Di sisi lain, Partai Gerindra menyatakan akan tetap mengusung calon ketua MPR meski harus voting. "Voting juga diperbolehkan, itu bagian dari demokrasi kita," kata Ketua Fraksi Gerindra MPR Ahmad Riza Patria secara terpisah.

    Namun Ketua Fraksi PKS MPR Tifatul Sembiring menilai hasil akhir voting itu sudah bisa diprediksi, mengingat sejumlah partai sudah secara terbuka menyatakan mendukung Bambang Soesatyo. Tifatul berpendapat, kesepakatan yang proporsional di alat kelengkapan MPR bisa menjadi salah satu cara mencapai musyawarah mufakat itu. "Sebab kalau divoting-voting, kalau kira-kira udah jelas menang si A atau si B, terus kita ngotot voting juga nanti kan malu ya," kata Tifatul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 3 Oktober 2019.

    Jika merujuk perolehan kursi hasil pemilihan legislatif 2019, gabungan PDIP, Nasdem, Golkar, PKB, PPP, dan PAN menghasilkan 393 suara.  Adapun gabungan Gerindra, PKS, dan Demokrat menghasilkan 182 suara, sedangkan kelompok DPD memiliki 136 suara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.