Gubernur Jabar Lantik Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Indramayu

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melantik Imron Rosyadi sebagai Bupati Cirebon sisa masa jabatan 2019-2024 dan Taufik Hidayat sebagai Wakil Bupati Indramayu sisa masa jabatan 2016-2021, di Gedung Sate, Bandung, Selasa, 1 Oktober 2019.

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melantik Imron Rosyadi sebagai Bupati Cirebon sisa masa jabatan 2019-2024 dan Taufik Hidayat sebagai Wakil Bupati Indramayu sisa masa jabatan 2016-2021, di Gedung Sate, Bandung, Selasa, 1 Oktober 2019.

    INFO NASIONAL — Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melantik Imron Rosyadi sebagai Bupati Cirebon sisa masa jabatan 2019-2024 dan Taufik Hidayat sebagai Wakil Bupati Indramayu sisa masa jabatan 2016-2021, di Gedung Sate, Bandung, Selasa, 1 Oktober 2019.

    Pelantikan Imron dan Taufik merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yang mengamanatkan bila terjadi kekosongan kepala atau wakil kepala daerah, maka harus dilakukan pengisian jabatan tersebut.

    Imron, sebelumnya adalah Wakil Bupati Cirebon dan kini menggantikan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, yang tersandung kasus korupsi.

    Adapun Taufik Hidayat menjabat Wakil Bupati Indramayu mendampingi Bupati Indramayu, Supendi yang kini menggantikan Bupati Indramayu, Anna Sophanah.

    Ridwan Kamil berharap, Imron dapat memperlancar tugas pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Cirebon. "Atas nama pribadi dan pemerintah provinsi saya ucapkan selamat kepada Bupati Cirebon Imron dan segenap masyarakat Cirebon yang akhirnya memiliki kepala daerah definitif," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil juga mengingatkan Bupati dan DPRD Cirebon agar segera melakukan pengisian jabatan Wakil Bupati sesuai mekanisme dan amanat pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

    Sementara, kepada Wakil Bupati Indramayu, Taufik Hidayat, Emil minta agar untuk langsung bertugas bersama Bupati Supendi.

    Emil menegaskan bahwa kepala daerah dan aparatur sipil negara harus memegang tiga nilai dasar, yaitu profesional, integritas, dan melayani sepenuh hati.

    Menurut Emil, kepala daerah harus menjadi pribadi yang kuat dan berani untuk tidak melakukan perilaku koruptif. "Ini agar tidak terulang lagi kejadian operasi tangkap tangan oleh KPK di lingkungan pemerintah daerah di Jawa Barat," ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.