Ditanya Soal Perpu KPK, Jokowi: Ini Kan Sedang Bicara Batik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat menghadiri Sidang Paripurna Pelantikan Anggota DPR/DPD/MPR periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019.  TEMPO/M Taufan Rengganis

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat menghadiri Sidang Paripurna Pelantikan Anggota DPR/DPD/MPR periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengikuti perayaan Hari Batik Nasional 2019 di Pura Mangkunegaran Solo, Rabu 2 Oktober 2019. Saat bertemu media, Jokowi enggan menjawab saat ditanya mengenai perkembangan pembuatan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi atau Perpu KPK.

    "Ini kan kita sedang bicara tentang batik," kata Jokowi. Dia enggan menjawab pertanyaan sejumlah wartawan mengenai rencana penerbitan Perpu KPK tersebut.

    Dia juga enggan menjawab pertanyaan mengenai rencana anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka yang hendak mencalonkan diri sebagai Wali Kota Surakarta. Dia memilih untuk menghentikan sesi wawancara tersebut.

    Dalam sesi yang sama, Jokowi bersedia melayani pertanyaan mengenai harapannya dalam peringatan sepuluh tahun pengakuan batik yang diberikan oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Dia juga bersedia berbicara perihal rencana pelantikannya.

    Terkait dengan jadwal pelantikan, dia baru akan membicarakannya setelah pimpinan MPR terbentu. Sebab, upacara pelantikan presiden merupakan wilayah kewenangan MPR. "Jangan tanya ke saya, yang punya kerja kan MPR," katanya.

    Jokowi menyebut bahwa dia telah menerima banyak masukan dan usulan mengenai jadwal pelantikan. Salah satunya adalah dari para relawan. "Pak diajukan, pak tanggal 19," katanya menirukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.