Jazuli Juwaini Jagokan Hidayat Nur Wahid Jadi Pimpinan MPR Lagi

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua MPR,  Hidayat Nur Wahid, saat memberi Sosialisasi Empat Pilar kepada ratusan anggota dan pengurus GENPRO Sulawesi Selatan, Makassar, 15 September 2019.

    Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, saat memberi Sosialisasi Empat Pilar kepada ratusan anggota dan pengurus GENPRO Sulawesi Selatan, Makassar, 15 September 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jazuli Juwaini mengatakan partainya akan mengusung Hidayat Nur Wahid untuk menjadi salah satu pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

    "Wakil Ketua MPR dari Fraksi PKS, Insya Allah, mudah-mudahan tidak ada halangan, Hidayat Nur Wahid," kata Jazuli sebelum Sidang Paripurna kedua MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.

    Ketika ditanya tentang dirinya yang akan diusung sebagai pimpinan MPR oleh PKS, Hidayat mengatakan hal itu masih merupakan aspirasi dari Jazuli. Menurut Hidayat, akan ada mekanisme resmi Fraksi PKS di MPR yang harus dihormati.

    Hidayat meminta wartawan untuk menunggu pernyataan resmi dari Fraksi PKS MPR tentang kepastian yang akan diusung untuk menjadi pimpinan MPR.

    "Tunggu saja pengumumannya. Namun, secara prinsip saya siap melakukan apa saja keputusan partai," tuturnya.

    Hidayat menyatakan siap ditugaskan untuk menjadi anggota biasa DPR dan MPR, atau menjadi wakil ketua MPR bahkan ketua MPR sejauh ditugaskan oleh partainya.

    "Apapun keputusan dari fraksi saya akan laksanakan," ujarnya.

    MPR mengadakan Sidang Paripurna kedua dengan agenda pengesahan jadwal sidang serta penetapan fraksi-fraksi dan kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Rabu pukul 10.00 WIB.

    Pada pukul 15.00 WIB, pimpinan sementara MPR akan mengadakan rapat gabungan bersama perwakilan fraksi-fraksi dan kelompok DPD untuk membahas persiapan pemilihan pimpinan MPR.

    Bakal calon pimpinan MPR akan disampaikan masing-masing fraksi dan kelompok DPD pada Sidang Paripurna Ketiga yang dijadwalkan pukul 19.00 WIB.

    Menurut Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD yang sudah direvisi, MPR periode 2019-2024 akan dipimpin 10 orang pimpinan.

    Sebelum sidang paripurna dimulai dan bahkan sejak kemarin sudah beredar beberapa nama calon pimpinan MPR RI, antara lain, Ahmad Basarah dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Soesatyo (Fraksi Partai Golkar), Ahmad Muzani (Fraksi Partai Gerindra), Lestari Moerdijat (Fraksi Partai Nasdem), Cucun Ahmad Syamsurijal (Fraksi PKB).

    Kemudian, Zulkifli Hasan dari Fraksi Partai Amanat Nasional, sementara itu, Partai Demokrat belum menyebut siapa kadernya yang akan ditunjuk menjadi pimpinan MPR RI.

    Dari Partai Persatuan Pembangunan kemungkinan besar akan menunjuk Arsul Sani menjadi pimpinan MPR RI, serta dari Kelompok DPD RI masih ada beberapa nama yang disebut-sebut akan disampaikan menjadi pimpinan DPD RI, antara lain, Jimly Asshiddiqie dan Fadel Muhammad.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.