Ridwan Kamil: Pancasila Harus Dijaga dan Dibela

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak lepas dari keberhasilan bangsa Indonesia mempertahankan dan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak lepas dari keberhasilan bangsa Indonesia mempertahankan dan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    INFO JABAR — Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau Emil, mengatakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak lepas dari keberhasilan bangsa Indonesia mempertahankan dan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    "Sampai saat ini sejarah membuktikan, banyak pihak yang ingin melemahkan dan mengganti Pancasila. Maka, rumusnya hanya satu, Pancasila dijaga dan dibela agar bangsa ini damai," kata Emil saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2019 di Gedung Sate, Bandung, Selasa, 1 Oktober 2019.

    Dalam kesempatan itu Emil meminta pengorbanan pahlawan revolusi yang gugur ketika mempertahankan Pancasila dijadikan semangat untuk memajukan Indonesia. "Kita doakan juga dinamika hari ini cepat selesai supaya kita fokus menjaga pembangunan sampai akhirnya Indonesia adil, makmur, dan adidaya," katanya.

    Menurut Emil, Pemprov Jabar telah berupaya menjaga Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda, dengan meluncurkan program Jabar Masagi. Jabar Masagi merupakan program untuk menguatkan fondasi generasi muda dengan pendidikan karakter. Dengan Jabar Masagi, kata Emil, generasi muda diharapkan dapat menjadi manusia berbudaya.

    "Kita ada program Jabar Masagi, yaitu pendidikan karakter. Kami tidak mau anak Jabar hanya pintar secara inteligensi saja, tapi juga memiliki kecerdasan emosi dan semangat Pancasila yang diterjemahkan dalam surti, harti, bukti, baktinya khas Jabar Masagi," ucap Emil. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.