Jokowi Bertemu 5 Ketum Partai Koalisi, Ini yang Mereka Bahas

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate memberikan keterangan terkait penetapan tersangka kepada salah satu kadernya Mustafa oleh KPK. Jumat, 16 Februari 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate memberikan keterangan terkait penetapan tersangka kepada salah satu kadernya Mustafa oleh KPK. Jumat, 16 Februari 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi menggelar pertemuan dengan lima ketua umum partai koalisi pendukung pemerintah malam ini, Senin malam, 30 September 2019, di Istana Bogor.

    Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate mengatakan pertemuan tersebut berlangsung sekitar 3 jam dari pukul 18.30 WIB. 

    "Ya, ketemu biasa. Kan, kami selalu melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi dengan Presiden," kata Johnny kepada Tempo, Senin malam, 30 September 2019.

    Menurut Johnny, pertemuan itu membicarakan segala kondisi terkini yang terjadi di Indonesia. Mulai dari pelbagai rancangan undang-undang, demonstrasi di Jakarta, gempa bumi di Maluku, hingga konflik di Wamena, Papua.

    Johnny tak menampik forum itu juga menyinggung masalah revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) yang menuai polemik belakangan ini. Namun, dia menyatakan dalam pertemuan tak spesifik berbicara soal kemungkinan Jokowi menerbitkan Perpu KPK.

    "Kami tidak bicarakan perpu, tidak bicarakan spesifik terkait dengan perpu satu perpu, tidak. Situasi update, situasi terkini termasuk undang-undang."

    Acara lengkap dihadiri lima ketua umum dan sekretaris jenderal partai koalisi. Para ketua umum itu adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, dan Pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa.

    Adapun para sekretaris jenderal berturut-turut dari PDIP adalah Hasto Kristiyanto, Johnny (NasDem), Lodewijk Freidrich Paulus (Golkar), Hasanuddin Wahid (PKB), dan Arsul Sani (PPP).

    "Hidangan makan malam bakso dan mie Jawa," ucap Johnny.

    Johnny menerangkan bahwa Presiden Jokowi juga membicarakan rencananya mengunjungi korban gempa di Ambon dan kerusuhan di Wamena. "Presiden dengan kesibukannya, bagaimana menjadwal mengunjungi saudara-saudara di Ambon, Papua," tuturnya.

    Konsolidasi partai di parlemen juga dibahas, dia melanjutkan, termasuk pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat periode 2019-2024 besok, Selasa, 1 Oktober 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.