DPR Baru Diagendakan Dilantik Selasa Pagi

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rapat di DPR. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Ilustrasi rapat di DPR. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPR RI, DPD RI, dan MPR RI, periode 2019-2024 dijadwalkan akan menjalani proses pelantikan di Gedung Nusantara Komplek Gedung MPRE/DPR/DPD RI pada Selasa (1/10), mulai pukul 10:00 WIB dan diperkirakan akan selesai pada pukul 11:40 WIB.

    Sekretaris Jenderal DPR RI mengatakan hal itu melalui telepon selulernya, di Jakarta, Senin, menjawab pertanyaan soal jadwal pelantikan anggota DPR RI.

    Menurut Indra Iskandar, pengucapan janji dan sumpah jabatan akan dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung serta dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden RI serta tamu undangan lainnya.

    Indra Iskandar menjelaskan, guna mengantisipasi adanya aksi demo pada Selasa (1/10), maka anggota DPR RI terpilih yang akan menjalani pelantikan, diminta sudah hadir di Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada sekitar pukul 07:00 WIB.

    "Sarapan pagi dan persiapan lainnya, kami siapkan di sini. Semua acara, kami upayakan tetap sesuai jadwal," kata Indra Iskandar.

    Indra menambahkan, setelah selesai acara pelantikan, kemudian istirahat makan siang dan Shalat Dzuhur. Setelah itu, akan dilakukan rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk membahas agenda yang telah disusun oleh Panitia Pelantikan dari Sekretariat Jenderal DPR RI. Bamus anggotanya adalah perwakilan dari seluruh fraksi.

    "Bamus juga akan menetapkan sidang paripurna sementara penetapan pimpinan DPR RI, yang akan dipimpin oleh anggota tertua dan termuda," katanya.

    Menurut dia, berdasarkan jadwal sementara, penetapan dan pelantikan pimpinan DPR RI akan diselenggarakan pada Selasa (1/10) sore.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.