Kepala Polri Lantik Kapolda Papua, Riau, dan Sultra Pagi Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkopolhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Kepala BSSN Hinsa Siburian, saat konferensi pers di Kantor Kemenkopolhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 26 September 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Menkopolhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Kepala BSSN Hinsa Siburian, saat konferensi pers di Kantor Kemenkopolhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 26 September 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavaian melantik Kepala Polda Papua, Riau, dan Sulawesi Tenggara di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada hari ini, 30 Oktober 2019. Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua menggantikan Inspektur Jenderal Rudolf Albert Rodja yang menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.

    "Demi Allah saya bersumpah bahwa saya selalu pejabat kepolisian negara akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. Bahwa saya akan menaati segala peraturan perundangan dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya,” kata Paulus dan Rudolf bersamaan mengucap janji.

    Inspektur Jenderal Agung Setya Imam Effendi sebagai Kepala Polda Riau menggantikan Inspektur Jenderal Widodo Eko Prihastopo yang sekarang menjadi perwira tinggi di Baintelkam Polri. Akan halnya Brigadir Jenderal Merdisyam yang menjadi Kepala Polda Sulawesi Tenggara, dan menggantikan Brigadir Jenderal Iriyanto yang kini menjabat sebagai Inspektorat Wilayah 3 Polri.

    Riau, Papua, dan Sulawesi Tenggara memang sedang menjadi sorotan. Ketiga daerah itu belakangan bermasalah. Riau santer diberitakan soal kebakatan hutan dan lahan, sedangkan Papua menonjol karena kerusuhan dan pelanggaran HAM. Sedangkan Kendari, Sulawesi Tenggara, dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) tewas dalam demonstrasi pada Kamis lalu, 26 September 2019. 

    ANDITA RAHMA | EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.