Fahri Hamzah Hengkang dari DPR, Mulan Jameela Datang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR selaku pimpinan sidang Fahri Hamzah (kedua kanan), Ketua KPK Bambang Soesatyo (kedua kiri), Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kanan), dan Wakil Ketua DPR Utut Adianto (kiri) saat memimpin Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan I Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 17 September 2019. Pemerintah dan DPR menyepakati pengesahan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dihadiri oleh 80 orang anggota DPR. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Wakil Ketua DPR selaku pimpinan sidang Fahri Hamzah (kedua kanan), Ketua KPK Bambang Soesatyo (kedua kiri), Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kanan), dan Wakil Ketua DPR Utut Adianto (kiri) saat memimpin Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan I Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 17 September 2019. Pemerintah dan DPR menyepakati pengesahan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dihadiri oleh 80 orang anggota DPR. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Besok, anggota DPR RI periode 2019-2024 akan dilantik. Banyak wajah-wajah baru akan mengisi Senayan. Namun, tak sedikit pula yang harus hengkang mulai tanggal 1 Oktober 2019. Salah satu 'Macan Senayan' yang tak lagi di parlemen periode mendatang adalah Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

    Sabtu lalu, Fahri sudah menggelar perpisahan kecil-kecilan dengan rekan sejawat dan wartawan DPR di ruangannya, Lantai 4 Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan. "Saya di sini sampai Senin sore, lah. Senin malam semua barang yang milik negara sudah saya kembalikan," kata Fahri, Sabtu malam pekan lalu.

    Fahri menitipkan pesan kepada anggota DPR baru untuk banyak membaca dan tidak banyak bicara pada bulan-bulan pertama menjabat sebagai wakil rakyat.

    "Bulan-bulan pertama, banyak baca, jangan banyak omong. Baca konstitusi amandemen sampai empat kali, baca UU MD3 secara detail dan tata tertib," ujar mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

    Fahri juga berpesan agar para anggota baru tidak menjaga jarak dengan wartawan dan transparan atas semua kebijakan. "Jangan jaga jarak dengan media, jangan anggap jadi pimpinan DPR terlalu banyak ruang tertutupnya tak baik. Dia harus terbuka, apa adanya," kata dia.

    Salah satu anggota DPR baru pengisi Senayan adalah artis Mulan Jameela. Ditemui usai pembekalan anggota MPR, kemarin, Mulan lebih banyak menghindari wartawan. Ditanya akan mengincar komisi mana, Mulan menyatakan pasrah ditempatkan di Komisi mana saja. "Saya tergantung fraksi saja," ujar Mulan.

    Mulan Jameela saat ditanya soal visi misinya setelah menjadi anggota dewan usai pembekalan Anggota MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan pada Ahad, 29 September 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    Saat ditanya soal programnya, Mulan juga tidak menjawab jelas. "Program kan kita masih lihat-lihat dulu (ditaruh di komisi mana)," ujar dia.

    Selain Mulan Jameela, sejumlah artis juga akan menjadi orang baru di Senayan. Mereka diantaranya, Krisdayanti, Tommy Kurniawan, dan Primus Yustisio.

    Selain para artis tersebut, para penghuni baru Senayan lainnya yakni bekas Juru bicara Presiden Johan Budi, bekas presenter Putra Nababan, Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade, dan Politikus PAN Abraham Lunggana alias Haji Lulung.

    Sementara politikus yang tersingkir dari Senayan karena tidak terpilih kembali diantaranya, Rahayu Saraswati dari Gerindra, Politikus PDIP Maruarar Sirait, Budiman Sudjatmiko, dan Eva Kusuma Sundari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.