Ini 4 Calon Ketua MPR, Bamsoet Hingga Ahmad Muzani Gerindra

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019. Bamsoet mendeklarasikan diri sebagai pesaing Airlangga Hartarto bersama lima orang lainnya. TEMPO / Hilman Fathurrahman  W

    Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019. Bamsoet mendeklarasikan diri sebagai pesaing Airlangga Hartarto bersama lima orang lainnya. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa partai papan atas telah membuka calon masing-masing untuk menduduki kursi Ketua MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) atau Pimpinan MPR RI periode 2019-2024.

    Partai Golkar, yang mengklaim paling berhak mendapat kursi Ketua MPR RI, menyiapkan Bambang Soesatyo atau Bamsoet, yang juga Ketua DPR (2014-2019). Klaim itu muncul setelah Golkar menjadi runner up Pemilu 2019 dan PDIP hampir pasti mendudukkan Puan Maharani sebagai Ketua DPR periode 2019-2024.

    "Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto setuju mengusulkan Bamsoet menjadi Ketua MPR dari unsur Partai Golkar," ujar Wakil Ketua Koordinator Bidang Kepartaian Partai Golkar, Darul Siska, lewat keterangan tertulis, kemarin, Sabtu, 28 September 2019.

    Adapun Partai NasDem yang semula berebut kursi Ketua MPR dengan Golkar, kini melempar sinyal setuju jika Bamsoet yang mendapat posisi tersebut. NasDem kemudian menyiapkan kadernya menjadi salah satu pimpinan MPR, yakni Lestari Moerdijat.

    "Kami menyiapkan calon perempuan untuk mengapresiasi konstituen yang memilih 32 persen lebih anggota MPR perempuan," ujar Sekjen NasDem Johnny G.Plate kepada Tempo di Kompleks Parlemen, Senayan, hari ini, Ahad, 29 September 2019.

    Kemudian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyiapkan ketua umumnya, Ahmad Muhaimin Iskandar, sebagai pimpinan MPR. "Kalau kami pasti masih Gus AMI," ujar Anggota Dewan Syuro PKB Maman Imanulhaq.

    Kalau Partai Gerindra mengajukan Ahmad Muzani. "Kami akan berjuang sekuatnya untuk mewujudkan pimpinan MPR dari Gerindra," ujar Wakil Sekjen Gerindra Andre Rosiade.

    Empat partai tersebut menduduki lima besar berdasarkan hasil Pemilu 2019. Kursi Ketua DPR dipastikan akan diisi oleh PDIP yang kemunginan besar diduduki Puan Maharani. Itu sebabnya posisi Ketua MPR akan diduduki politikus partai lain.

    Berdasarkan Undang-Undang MD3 yang baru, jumlah pimpinan MPR menjadi 10 orang. Dengan rumusan ini, pemilihan Ketua MPR akan dilakukan secara musyawarah mufakat oleh parta-partai dan unsur DPD.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.