Aktivis Dandhy Laksono Ditangkap Polda Metro Jaya

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dandhy Dwi Laksono. instagram.com

    Dandhy Dwi Laksono. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivis Dandhy Laksono dikabarkan telah ditangkap pihak kepolisian. Kabar ditangkapnya Dhandy diketahui melalui cuitan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia atau YLBHI lewat akun Twitter.

    "! Breaking News ! @Dandhy_Laksono Ditangkap Polda Metro Jaya. Kamis, 26 September 2019 Pukul 23.00 WIB," tulis akun YLBHI pada Kamis malam, 26 September 2019.

    Menurut cuitan tersebut Dandhy ditangkap di rumahnya di kawasan Jatiwaringin Asri, Pondokgede, Bekasi. Dari kronologi yang dikirim lewat Twitter oleh YLBHI, diketahui bahwa Dandhy baru saja tiba di rumahnya sekitar pukul 22.30 WIB.

    Namun, sekitar pukul 22.45 ada tamu menggedor-gedor pagar rumah dan kemudian dibuka oleh Dandhy. Tamu tersebut ternyata adalah kepolisian yang dipimpin oleh Bapak Fathur.

    Pihak kepolisian dilaporkan datang dan mengatakan membawa surat penangkapan karena alasan posting di sosial media twitter mengenai Papua. Sekitar pukul 23.05 tim yang terdiri 4 orang membawa Dandhy ke kantor Polda Metro Jaya dengan kendaraan D 216 CC mobil Fortuner.

    Adapun, petugas yang datang sebanyak empat orang. Penangkapan disaksikan oleh dua satpam RT setempat. Selain mengunggah kronologi kejadian, YLBHI juga mengunggah dua foto berupa surat penangkapan kepolisian berwarna kuning.

    Tempo masih melakukan konfirmasi ke pihak-pihak terkait.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.