Soal Kebebasan Pers, Jokowi: Jangan Ragukan Komitmen Saya

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah menyampaikan keterangan terkait revisi UU KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 September 2019. ANTARA

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah menyampaikan keterangan terkait revisi UU KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 September 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta-Presiden Joko Widodo meminta semua pihak tidak meragukan komitmennya terhadap demokrasi dan kebebasan pers. Hal ini ia sampaikan saat mengumpulkan sejumlah aktivis, tokoh nasional, budayawan, dan tokoh agama di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 26 Juni 2019.

    "Jangan sampai Bapak Ibu sekalian ada yang meragukan komitmen saya mengenai ini," kata Jokowi saat membuka pembicaraan.

    Selain itu, kata Jokowi, dalam pertemuan kali ini ia ingin membahas situasi terkini di Indonesia, termasuk tentang pengesahan atau pembahasan sejumlah undang-undang yang memicu pro kontra.

    "Saya ingin menyampaikan beberapa hal baik yang berkaitan dengan kebakaran hutan, berkaitan dengan Papua, dan yang berkaitan dengan masalah Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, RUU KUHP, dan berkaitan dengan demonstrasi-demonstrasi pada beberapa hari ini," ucapnya.

    Para tokoh yang hadir antara lain Goenawan Mohamad, Mahfud MD, Quraish Shihab, Franz Magnis Suseno, Sudhamek, Azyumardi Azra, Christine Hakim, Bivitri Susanti, Feri Amsari, Emil Salim, Erry Riana Hadjapameka, Anita Wahid, Arifin Panigoro, dan lainnya.

    Saat berita ini ditulis, pertemuan antara Jokowi dan para tokoh tersebut masih berlangsung namun tertutup untuk media.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara