Baznas Pesisir Selatan Santuni Korban Ricuh Wamena

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana saat terjadi demo anarkis di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin, 23 September 2019. ANTARA/HO/pri

    Suasana saat terjadi demo anarkis di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin, 23 September 2019. ANTARA/HO/pri

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengalokasikan anggaran Rp40 juta untuk menyantuni korban kericuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Senin (23/9).

    "Pada kejadian itu 10 warga Pesisir Selatan ikut menjadi korban, masing-masing kami santuni Rp4 juta," kata Kepala Baznas Pesisir Selatan, Yuspardi di Painan, Rabu.

    Ia menambahkan santunan tersebut akan diserahkan kepada yang bersangkutan dan kepada ahli warisnya bagi yang meninggal dunia.

    "Besok sesuai rencana jenazah korban yang meninggal dunia tiba di Pesisir Selatan, pada saat bersamaan santunan akan kami serahkan," katanya lagi.

    Berdasarkan catatannya korban-korban tersebut adalah Nofriani (40), Ibnu Rizal (8), Nurdin Yakub (28) yang berasal dari Nagari Taluk, dan Muhamad Iswan (23) asal Nagari Koto Nan Tigo IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas.

    Selanjutnya Hendra Eka Putra (22), Safrianto (36), Jafriantoni (24), Riski (3,5), Putri (29) yang berasal dari Nagari Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang dan yang terakhir Ari Murdani (28) asal Nagari Puluik-Puluik Selatan, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.