Moeldoko: Aparat Juga Enggak Ingin Anarkis

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua TKN, Moeldoko menghadiri acara silaturahmi dan pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat, 26 Juli 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin resmi dibubarkan yang merupakan penanda bahwa TKN telah selesai  melaksanakan tugasnya untuk memenangkan pasangan calon presiden nomor urut 01. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Wakil Ketua TKN, Moeldoko menghadiri acara silaturahmi dan pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat, 26 Juli 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin resmi dibubarkan yang merupakan penanda bahwa TKN telah selesai melaksanakan tugasnya untuk memenangkan pasangan calon presiden nomor urut 01. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan aparat keamanan yang menjaga unjuk rasa menolak RUU KUHP dan UU KPK juga tidak menginginkan terjadinya tindakan anarkis.

    "Kalau terjadi anarkis sebenarnya kita semua enggak menginginkan. Sama, polisi juga tidak menginginkan, betul-betul tidak menginginkan, siapa sih yang mau ada korban?" kata Moeldoko di halaman Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu.

    Menurut Moeldoko, massa pengunjuk rasa juga harus paham peraturan batas waktu diperbolehkannya aksi unjuk rasa.

    Dia menambahkan aparat keamanan juga memiliki kondisi psikologi yang proporsional.

    "Itu saya juga mengimbau kepada teman-teman yang demo, kan demo ini dipaksakan sampai malam, itu batas kelelahan itu muncul, jengkel muncul, marah muncul, akhirnya 'uncontrol'. Begitu 'uncontrol', aparatnya juga kadang-kadang 'uncontrol', sama-sama lelah," ujar Moeldoko.

    Moeldoko mengatakan tidak keberatan selama dalam unjuk rasa dilakukan penyampaian usulan dan harapan. Namun massa pengunjuk rasa tidak perlu melakukan tindakan anarkis yang merugikan kepentingan umum.

    Mantan Panglima TNI itu mengimbau unjuk rasa jangan menimbulkan rasa takut masyarakat dan membuat kerusakan di ruang publik.


    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.