Imparsial Kritik RUU Pengelolaan Sumber Daya Pertahanan Negara

Menko Polhukam Wiranto (tengah) bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kanan), Kepala Staf TNI AD (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (kanan), Kepala Staf TNI AL (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji (kedua kiri) dan Kepala Staf TNI AU (KASAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna (kiri) bersama sejumlah prajurit TNI meneriakan yel-yel usai Latihan Gabungan (Latgab) TNI Dharma Yudha 2019 di Pusat Latihan Tempur Marinir di Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Kamis 12 September 2019. Latgab TNI tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas prajurit TNI. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi I DPR dan pemerintah menyetujui Rancangan Undang-Undang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara atau RUU PSDN dalam pembahasan tingkat pertama.

“Apakah RUU tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara, selanjutnya dapat dibahas dalam pembicaraan tingkat II, untuk pengambilan keputusan dalam rapat paripurna DPR RI untuk disahkan menjadi undang-undang?” Kata Ketua Komisi I Abdul Kharis dalam rapat kerja bersama pemerintah di Kompeks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 23 September 2019.

“Setuju,” timpal anggota rapat.

RUU PSDN memuat peraturan yang mengancam pemilik sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana, yang ditetapkan menjadi Komponen Cadangan tetapi menolak menyerahkannya pada negara.

Berikut bunyi pasal 77 ayat (1):

“Setiap orang yang dengan sengaja atau tanpa alasan yang sah tidak menyerahkan pemanfaatan sebagian atau seluruh Sumber Daya Alam, Sumber Daya Buatan, serta Sarana dan Prasarana Nasional miliknya yang telah ditetapkan menjadi Komponen Cadangan untuk digunakan dalam Mobilisasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun.”

Mekanisme penetapan sumber-sumber daya tersebut diatur di Pasal 50. Pasal tersebut menyebutkan sumber daya ditetapkan sebagai Komponen Cadangan setelah melalui verifikasi dan klasifikasi.

Imparsial menilai pasal ini tidak mengadopsi norma hak asasi manusia secara utuh. Pasalnya Undang-Undang ini memungkinkan militer menguasai sumber daya selain manusia meski itu bukan milik negara.

Wakil Direktur Imparsial Gufron Mabruri mengatakan prinsip kesukarelaan seharusnya dipandang secara luas dan tidak hanya sebatas pada pilihan-pilihan absolut. “Namun sebaliknya RUU ini justru mengancam dengan sanksi pidana terhadap anggota komponen cadangan untuk menolak panggilan mobilisasi,” kata Gufron, saat dihubungi Senin 23 September 2019.

Ketua panitia kerja RUU PSDN, Satya Yudha, mengatakan tak perlu khawatir akan timbul konflik antara TNI dan masyarakat akibat Undang-Undang ini. Ia menganggap konflik terjadi lantaran ada masyarakat kerap meminta ganti rugi, karena lahannya akan digunakan proyek komersil.

Sedangkan di RUU ini, kata dia, berbeda karena alasan kepentingan pertahanan. “Ini kan lebih kepada aspek pertahanan. Ini kan orang mau menghadapi ancaman. Justru suasananya akan berbeda,” tuturnya kepada wartawan selepas rapat kerja hari ini.






Rusia Belum Rencana Tutup Perbatasan untuk Mencegat Warga yang Hindari Wajib Militer

3 jam lalu

Rusia Belum Rencana Tutup Perbatasan untuk Mencegat Warga yang Hindari Wajib Militer

Rusia mungkin akan menutup perbatasan untuk menghentikan laki-laki warga negara Rusia yang dalam batas usia wajib militer, melarikan diri dari Rusia.


Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

7 jam lalu

Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

Pemanggilan sekitar 300.000 tentara cadangan telah menyebabkan protes berkelanjutan pertama di Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai.


Putin Bukan Rekrut 300 Ribu Warga Rusia Terjun ke Ukraina, tapi 1 Juta

4 hari lalu

Putin Bukan Rekrut 300 Ribu Warga Rusia Terjun ke Ukraina, tapi 1 Juta

Mobilisasi militer parsial yang diperintahkan oleh Presiden Putin ternyata bukan 300.000 orang melainkan 1 juta warga Rusia untuk terjun ke Ukraina.


Siap Wajib Militer, Kang Tae Oh Cukur Rambut dan Ucap Perpisahan ke Fans

7 hari lalu

Siap Wajib Militer, Kang Tae Oh Cukur Rambut dan Ucap Perpisahan ke Fans

Kang Tae Oh mulai menjalani wajib militer hari ini dan mendapat banyak dukungan dari sesama artis, termasuk Ahn Bo Hyun hingga Sooyoung SNSD.


Proses Wajib Militer di Korea Selatan, Begini Tahapan Ikut Wamil

7 hari lalu

Proses Wajib Militer di Korea Selatan, Begini Tahapan Ikut Wamil

Korea Selatan mengharuskan warga negara pria yang mencukupi umur untuk melakukan Wajib Militer (Wamil). Bagaimana tahapannya?


18 Tahun Munir Dibunuh, Begini Profil Aktivis HAM Pendiri KontraS dan Imparsial Itu

19 hari lalu

18 Tahun Munir Dibunuh, Begini Profil Aktivis HAM Pendiri KontraS dan Imparsial Itu

Munir aktivis HAM dibunuh dengan racun arsenik saat perjalanannya ke Belanda 7 September 2004. Kini sudah 18 tahun lamanya, dalang tak juga ditemukan


Kontroversi Dispensasi Wajib Militer untuk BTS, Ini 5 Aktor Drakor Jalankan Wamil

21 hari lalu

Kontroversi Dispensasi Wajib Militer untuk BTS, Ini 5 Aktor Drakor Jalankan Wamil

Bintang K-Pop, BTS mengundang kontroversi publik di Korea Selatan, karena pemerintah bisa memberikan dispensasi mereka ikut wajib militer.


Kategori Wajib Militer bagi Pria Korea Selatan Termasuk Aktor Drakor, Berapa Lama Wamil?

21 hari lalu

Kategori Wajib Militer bagi Pria Korea Selatan Termasuk Aktor Drakor, Berapa Lama Wamil?

Korea Selatan mewajibkan warga pria yang sehat secara fisik dan mental untuk wajib militer atau wamil, termasuk aktor drakor dan selebritas.


Mengenal Sistem Wajib Militer di Korea Selatan, Pengecualian Wamil untuk Siapa?

22 hari lalu

Mengenal Sistem Wajib Militer di Korea Selatan, Pengecualian Wamil untuk Siapa?

Korea Selatan mewajibkan Wajib Militer atau wamil bagi warga negaranya yang berjenis kelamin laki-laki. Pengecualian untuk siapa?


Pemain Extraordinary Attorney Woo ke Bali Pekan Depan Tanpa Kang Tae Oh

55 hari lalu

Pemain Extraordinary Attorney Woo ke Bali Pekan Depan Tanpa Kang Tae Oh

Kang Tae Oh tidak dapat ikut bersama sutradara dan sejumlah pemain Extraordinary Attorney Woo liburan ke Bali karena akan menjalani wajib militer.