Jokowi Kumpulkan Menteri, Moeldoko: Bahas Situasi Terkini

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Bogor, Jakarta, Jumat, 20 September 2019.  juga memerintahkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyampaikan sikap pemerintah kepada DPR, yaitu agar menunda pengesahan RUU KUHP. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Bogor, Jakarta, Jumat, 20 September 2019. juga memerintahkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyampaikan sikap pemerintah kepada DPR, yaitu agar menunda pengesahan RUU KUHP. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumpulkan sejumlah menterinya untuk membahas dinamika politik dan keamanan saat ini. Pertemuan berlangsung secara tertutup.

    "Ini lagi mau rapat. Melihat situasi sekarang ini," kata Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 23 September 2019.

    Menurut Moeldoko, pemerintah akan mendaftar isu-isu krusial yang menarik perhatian masyarakat belakangan ini, mulai dari kerusuhan di Wamena dan protes pembahasan RUU KUHP, UU KPK, UU Pertanahan, "Ya, nanti, mau kami lihat nanti," ujarnya.

    Tak lama Moeldoko masuk ke dalam Istana, Menteri Hukum dan Keamanan Yasonna Laoly tiba. Namun sejak keluar dari mobil dinasnya hingga masuk ke area Istana, Yasonna irit bicara. "Gak tahu," katanya saat ditanya tentang materi rapat.

    Selain Moeldoko dan Yasonna, datang pula Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil. Sementara itu, merujuk agenda yang dikeluarkan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto diagendakan datang ke Istana siang ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.