RSUD Dr Soetomo Berencana Bentuk Yayasan Khusus Kembar Siam

Reporter

Editor

Purwanto

Tim medis membawa Aqila dan Azila kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara ke Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD Dr Soetomo Surabaya, Rabu, 14 Agustus 2019. ANTARA/Didik Suhartono

TEMPO.CO, Jakarta -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya berencana membentuk yayasan khusus bayi kembar siam untuk mempermudah pemberian penanganan hingga jangka panjang.

“Sudah saatnya Indonesia memiliki yayasan khusus untuk penanganan bayi kembar siam yang butuh terapi sepanjang hidup,” ujar Direktur Utama RSUD Dr Soetomo, Dr Joni Wahyuhadi usai syukuran keberhasilan penanganan kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara, Azila-Aqila di Surabaya, Jumat.

Ia mengatakan perlunya membentuk yayasan tersebut karena selama ini RSUD Dr Soetomo menjadi rujukan penanganan bayi kembar siam.

Hingga saat ini saja, kata dia, pihaknya sudah menangani sebanyak 99 kembar siam dengan yang terbaru adalah keberhasilan memisahkan Aqila dan Azila.

Terkait pembentukan yayasan itu, Joni mengaku telah meminta izin ke Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hingga Menteri Kesehatan RI.

"Selama ini Soetomo bisanya parsial, hanya bisa operasi dan merawat masa akut. Apa mungkin perawatan di RSUD dr Soetomo terus. Indonesia luas, Yayasan itu nanti mencakup seluruh Indonesia. Saya sudah izin ke gubernur. Saya izin ke bu Menkes sudah oke, saya juga izin ke pak dirjen malah beliau menyarankan itu," ujarnya.

Selain itu, selama ini Indonesia telah memiliki beberapa yayasan yang bergerak di bidang kemanusiaan seperti yayasan pertolongan bibir sumbing, kelainan syaraf dan banyak lagi.

Dengan adanya yayasan kembar siam, lanjut Joni, pembiayaan bisa langsung ditanggung oleh pemerintah.

"Tugas kami nanti menghitungkan perinciannya biar ditanggung oleh Pemerintah melalui BPJS," katanya.

ANTARA






Pemprov Jatim Santuni Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Rp 10 Juta

3 hari lalu

Pemprov Jatim Santuni Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Rp 10 Juta

Gubernur Jawa Timur Khofifah mengatakan pemerintah akan bertanggung jawab atas biaya perawatan dan pengobatan korban Tragedi Kanjuruhan.


Gubernur Jawa Timur Khofifah Berharap Tragedi Kanjuruhan Tak Terulang

3 hari lalu

Gubernur Jawa Timur Khofifah Berharap Tragedi Kanjuruhan Tak Terulang

Gubernur Jawa Timur mengecek langsung penanganan korban Tragedi Kanjuruhan setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya 2-3 di Liga 1 pada Sabtu malam.


Gubernur Jawa Timur Khofifah Cek Penanganan Korban Tragedi Kanjuruhan di Rumah Sakit

3 hari lalu

Gubernur Jawa Timur Khofifah Cek Penanganan Korban Tragedi Kanjuruhan di Rumah Sakit

Sebanyak 18 dari 129 korban meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan pasca-pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Liga 1, belum teridentifikasi.


Korban Tragedi Kanjuruhan 129 Jiwa, 18 Belum Teridentifikasi

3 hari lalu

Korban Tragedi Kanjuruhan 129 Jiwa, 18 Belum Teridentifikasi

Sebanyak 18 orang korban Tragedi Kanjuruhan belum teridentifikasi karena tak membawa identitas.


Koalisi PKS, NasDem dan Demokrat Diprediksi Alot Tentukan Cawapres

6 hari lalu

Koalisi PKS, NasDem dan Demokrat Diprediksi Alot Tentukan Cawapres

PKS, NasDem dan Demokrat disebut bisa sepakat soal Anies Baswedan sebagai capres, tetapi alot dalam menentukan siapa pendampingnya.


Soal Peluang Anies Baswedan Jadi Capres, Ini Kata PKS

6 hari lalu

Soal Peluang Anies Baswedan Jadi Capres, Ini Kata PKS

PKS tak membantah soal nama Anies Baswedan yang akan mereka usung sebagai calon presiden bersama NasDem dan Demokrat.


NasDem 90 Persen Usung Anies Baswedan, Koalisi Diumumkan November Mendatang

6 hari lalu

NasDem 90 Persen Usung Anies Baswedan, Koalisi Diumumkan November Mendatang

Anies Baswedan disebut sebagai calon presiden yang paling berpeluang untuk diusung oleh koalisi NasDem, Demokrat dan PKS.


Anies Baswedan Dorong Fasilitas Kesehatan di Jakarta Bertransformasi jadi Rumah Sehat

14 hari lalu

Anies Baswedan Dorong Fasilitas Kesehatan di Jakarta Bertransformasi jadi Rumah Sehat

Anies Baswedan mengatakan perubahan nama rumah sakit jadi rumah sehat adalah bentuk ikhtiar untuk mengubah paradigma.


Khofifah Luncurkan Program Perlindungan Sosial Senilai Rp 257 Miliar

18 hari lalu

Khofifah Luncurkan Program Perlindungan Sosial Senilai Rp 257 Miliar

Program perlindungan sosial ini guna meringankan beban dan membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.


Khofifah Indar Parawansa Sampaikan Dukacita Atas Meninggalnya Hermanto Dardak

46 hari lalu

Khofifah Indar Parawansa Sampaikan Dukacita Atas Meninggalnya Hermanto Dardak

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendoakan dan menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Achmad Hermanto Dardak, ayahanda Bapak Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur.