Demonstran Pendukung Revisi UU KPK Dorong-Dorongan dengan Polisi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR selaku pimpinan sidang Fahri Hamzah (kedua kanan), Ketua KPK Bambang Soesatyo (kedua kiri), Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kanan), dan Wakil Ketua DPR Utut Adianto (kiri) saat memimpin Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan I Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 17 September 2019. Pemerintah dan DPR menyepakati pengesahan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dihadiri oleh 80 orang anggota DPR. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Wakil Ketua DPR selaku pimpinan sidang Fahri Hamzah (kedua kanan), Ketua KPK Bambang Soesatyo (kedua kiri), Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kanan), dan Wakil Ketua DPR Utut Adianto (kiri) saat memimpin Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan I Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 17 September 2019. Pemerintah dan DPR menyepakati pengesahan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dihadiri oleh 80 orang anggota DPR. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan demonstran pendukung perubahan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi terlibat aksi dorong-dorongan dengan polisi di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat sore, 20 September 2019. Pendukung revisi UU KPK yang sudah disahkan itu juga membakar ban.

    Demonstrasi dilakukan kelompok yang menamakan diri Himpunan Aktivis Mahasiswa Milenial Indonesia dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Relawan Cinta NKRI. Mereka yang tidak menyebutkan asal kampusnya ini menuntut Agus Rahardjo dan empat pimpinan lainnya mundur. "Agus, Agus, Agus keluar," kata orator dari mobil komando.

    Awalnya demo berlangsung tenang. Ada aksi teatrikal menyemprotkan asap di depan gedung KPK. Namun, sekitar pukul 16.00 WIB orator memerintahkan massa untuk berkumpul di depan gerbang KPK. Dia sempat memarahi anak buahnya yang duduk-duduk di trotoar.

    Di depan gerbang KPK, polisi berbaris menghalau massa. Mereka kemudian dorong-dorongan dengan polisi. Mereka juga sempat membakar ban. Dari atas mobil komando orator mewanti-wanti personel polisi untuk tidak menyentuh anggotanya. "Akan saya laporkan provost," kata dia.

    Saat ini kerusuhan sudah mereda. Namun, massa pendukung revisi UU KPK yang sudah disahkan itu masih berkumpul di depan Gedung KPK. Personel polisi menyiapkan tameng anti huru-hara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.