Pengesahan RKUHP Ditunda, Mahasiswa: Masih Ada UU Bermasalah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan aktivis yang tergabung dalam Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) menggelar aksi Kamisan ke-602 di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis 19 September 2019. JSKK menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi demokrasi di Indonesia saat ini. JSKK menyoroti masalah penyelesaian pelanggaran HAM, RUU KUHP yang disebut banyak mengandung pasal ngawur, hingga revisi UU KPK. TEMPO/Subekti.

    Puluhan aktivis yang tergabung dalam Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) menggelar aksi Kamisan ke-602 di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis 19 September 2019. JSKK menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi demokrasi di Indonesia saat ini. JSKK menyoroti masalah penyelesaian pelanggaran HAM, RUU KUHP yang disebut banyak mengandung pasal ngawur, hingga revisi UU KPK. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mahasiswa akan tetap menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR pekan depan meski Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan pengesahan RKUHP ditunda.

    Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dino Ardiansyah mengatakan masih banyak rancangan undang-undang bermasalah yang sedang dibahas DPR. "Kami tetap lanjut, karena selain RKUHP ada isu lainnya seperti (RUU) Pertanahan, Pemasyarakatan dan terutama UU KPK yang sudah disahkan," kata Dino saat dihubungi Jumat, 20 September 2019.

    Sebelumnya, Jokowi memerintahkan menunda pembahasan RKUHP. "Setelah mendengar masukan-masukan saya berkesimpulan masih ada materi yang membutuhkan pendalaman lebih lanjut," kata Jokowi saat jumpa pers pada Jumat, 20 September 2019.

    Untuk itu, Jokowi memerintahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly untuk menyampaikan keputusan ini kepada DPR. "Agar pengesahan RUU KUHP ditunda dan pengesahan tidak dilakukan oleh DPR periode ini," kata dia.

    Dino mengatakan mahasiswa tak begitu saja percaya dengan pemerintah. Dia mengatakan mahasiswa bakal tetap turun ke jalan pada pekan depan untuk mengawal pembahasan RKUHP, UU KPK dan aturan lainnya yang dianggap bermasalah. "Kalau nanti kami tidak turun karena merasa sudah fiks enggak bakal disahkan, tapi tetap disahkan, digocek begitu kan," kata dia.

    Mahasiswa Universitas Trisakti dan ratusan mahasiswa dari sejumlah universitas lainnya menggelar aksi demonstrasi menolak pengesahan RKUHP, UU KPK dan pembahasan sejumlah UU yang dinilai bermasalah di depan Gedung DPR pada Kamis, 19 September 2019. Dalam demo itu, mereka menuntut bertemu dengan pimpinan DPR untuk menyampaikan tuntutannya. Akan tetapi mereka hanya ditemui oleh Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar.

    Presiden Jokowi  akhir-akhir  ini menghadapi banyak protes  karena mengabaikan aspirasi publik. Dosen Universitas Diponegoro Semarang, Wijayanto, mengatakan, dalam sepanjang era reformasi, baru pada masa Jokowi inilah kaum oligark mendapat kemenangan besar.   

    Tak cuma soal RUU KUHP, lolosnya pembahasan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi,  RUU Pemasyarakatan, dan  RUU Pertanahan dianggap sebagai menjadi pintu masuk bagi oligarki untuk menguasai politik Indonesia. Bahkan,  sikap Jokowi juga disoroti karena  membiarkan anak-menantu mengincar kursi walikota.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.