Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Aksi Simbolik Pemakaman KPK

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi menaburkan bunga diatas peti mati KPK, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 13 September 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    Aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi menaburkan bunga diatas peti mati KPK, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 13 September 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta-Koalisi Masyarakat Sipil Anti-Korupsi menggelar aksi simbolik pemakaman Komisi Pemberantasan Korupsi di lobby Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa malam, 17 September 2019.

    Direktur Eksekutif Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati mengatakan pemakaman KPK digelar sebagai simbolisasi dimatikannya lembaga antikorupsi itu oleh Presiden Joko Widodo yang telah bekerja sejak 2002.

    "Simbolisasi ini dibuat karena seharusnya DPR dan Presiden mengutamakan pemberantasan korupsi di atas segala-galanya," kata Asfinawati.

    Dia menegaskan, keputusan mengesahkan revisi UU KPK menjadi UU adalah persekongkolan pemerintah dan DPR. "Serta menaruh orang-orang bermasalah untuk mematikan pemberantasan korupsi," katanya.

    Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Arif Maulana juga menambahkan, hari ini merupakan hari duka cita bagi Indonesia. "Semuanya berduka kehilangan harapan kita untuk Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme," katanya.

    Arif menegaskan pemerintah telah mengkhianati amanat reformasi untuk memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). "Bukannya penguatan kepada KPK, tapi yang terjadi hari ini KPK dibunuh."

    Aksi yang digelar pukul 19.00 ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selain orasi oleh Asfinawati dan Sutarno Bintor, PJKAKI KPK, dilakukan pula aksi tabur bunga di atas nisan buatan bertulis RIP KPK, sambil menyanyikan lagu Ibu Pertiwi dan Gugur Bunga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.