Ditjen EBTKE Gelar Survei Specific Energy Consumption

Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) bekerja sama dengan United Nations Development Program (UNDP) melalui program Market Transformation through Design and Implementation of Appropriate Mitigation Actions in the Energy Sector (MTRE3) menggelar Workshop Survei Specific Energy Consumption (SEC), Rabu (11/9).

INFO NASIONAL — Guna memastikan penerapan mandatori manajemen energi berjalan dengan tepat dan sesuai tujuan, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) bekerja sama dengan United Nations Development Program (UNDP) melalui program Market Transformation through Design and Implementation of Appropriate Mitigation Actions in the Energy Sector (MTRE3), menggelar workshop Survei Specific Energy Consumption (SEC), Rabu, 11 September 2019.

"Saat ini Ditjen EBTKE sedang melaksanakan survei Specific Energy Consumption (SEC) pada 276 obyek survei meliputi hotel, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan perkantoran swasta, yang tersebar di tujuh kota di Indonesia, Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Semarang, Denpasar, Medan, dan Surabaya," ujar Direktur Konservasi Energi, Hariyanto, saat membuka kegiatan.

Lebih rinci, Hariyanto menjelaskan urgensi penyelenggaraan kegiatan SEC, antara lain untuk mendapatkan data dukung dalam rangka:

  1. Penyusunan revisi PP No. 70 Tahun 2009 tentang Konservasi Energi, di mana data dukung tersebut sangat penting untuk menentukan threshold konsumsi energi di gedung komersial guna penerapan mandatori manajemen energi;
  2. Penyusunan benchmark Indeks Konsumsi Energi (IKE) untuk setiap jenis bangunan gedung komersial;
  3. Estimasi potensi pengembangan PLTS atap (solar PV Rooftop) di bangunan gedung komersial; dan
  4. Penyusunan dan pengembangan database konservasi energi untuk mendukung pemerintah dalam mengambil kebijakan di sektor bangunan gedung.

Secara garis besar, peserta workshop akan disurvei terkait informasi umum, tingkat hunian, sumber energi, konsumsi energi, peralatan utilitas, luas lantai bangunan, peralatan pengguna energi, selubung bangunan gedung, penerapan manajemen energi, dan potensi instalasi PV Rooftop.

"Kegiatan SEC di sektor Bangunan Gedung Komersial dilaksanakan dalam waktu tujuh bulan kalender. SEC akan menjadi benchmark untuk dapat dibandingkan oleh pelaku usaha. Sebagai contoh untuk bangunan gedung dapat menggunakan kWh/m2 sebagai data benchmark," kata Hariyanto.

Terkait dengan PLTS Atap, lanjut Hariyanto, potensi untuk pengembangannya sangat besar mengingat posisi Indonesia berada di ekuator dengan penyinaran matahari lebih dari 10 jam per hari. Pengembangan PLTS Atap sudah didukung oleh industri dalam negeri. Industri PLTS secara umum juga didukung pemerintah dengan adanya program-program yang menggunakan PLTS dan regulasi terkait penerapannya.

"Pada tahun-tahun selanjutnya, kami optimistis bahwa penggunaan PLTS Atap akan lebih masif mengingat penggunaan PLTS Atap sangat potensial untuk daerah-daerah perkotaan. Dan, diharapkan secara masif dimanfaatkan di hotel, gedung perkantoran, rumah sakit, dan bangunan pemerintah," ucapnya. (*)






Guru TIK Batam Makin Melek Digital

29 hari lalu

Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.


Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

13 Februari 2022

Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Caranya dengan terus mendorong pelaku UMK ini dapat masuk ke dalam ekosistem pengadaan barang/jasa yang dikembangkan LKPP melalui Katalog Elektronik.