Polri Tangkap Wakil Ketua ULMWP Terkait Kerusuhan di Papua

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang Warga mencari dari sisa bangunan yang terbakar di Entrop, Kota Jayapura, Papua, Minggu, 1 September 2019. Kondisi Jayapura mulai kondusif pascaaksi unjuk rasa warga Papua pada hari Kamis 29 Agustus lalu. ANTARA

    Seorang Warga mencari dari sisa bangunan yang terbakar di Entrop, Kota Jayapura, Papua, Minggu, 1 September 2019. Kondisi Jayapura mulai kondusif pascaaksi unjuk rasa warga Papua pada hari Kamis 29 Agustus lalu. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta-Kepolisian Republik Indonesia meringkus Wakil Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Buchtar Tabuni, Rabu, 11 September 2019. Buchtar bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait aksi unjuk rasa berujung ricuh di Papua akhir Agustus lalu.

    "Iya sudah ditangkap. Sekarang masih diproses di Markas Kepolisian Daerah Papua," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Rabu, 11 September 2019.

    Dedi belum bisa membeberkan lebih detail perihal peran Buchtar atau keterkaitannya dengan Benny Wenda, salah satu tokoh Papua yang dituding sebagai otak kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

    Dalam kasus ini, Buchtar dikenakan pasal makar. Namun Dedi mengatakan, pihaknya tak menutup kemungkinan akan mengenakan pasal lainnya. Sebelumnya, polisi juga telah meringkus dua orang yang diduga sebagai aktor intelektual kerusuhan yakni FBK dan AG.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.