Fadli Zon: Rencana Jokowi Bangun Istana di Papua Bukan Solusi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, berbicara kepada wartawan selepas rapat paripurna, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Selasa 28 Mei 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, berbicara kepada wartawan selepas rapat paripurna, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Selasa 28 Mei 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengkritik rencana Presiden Joko Widodo atau Jokowi membangun Istana Presiden di Papua pada 2020. Menurut Fadli, hal tersebut bukanlah yang dibutuhkan masyarakat Papua yang tengah 'panas' saat ini.

    "Menurut saya, itu bukan solusi ya. Tanyalah kepada masyarakat apa yang dibutuhkan. Memangnya masyarakat Papua butuh istana? Jangan-jangan istana itu hanya untuk sebuah negara baru seperti yang kawan-kawan bilang," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan pada Rabu, 11 September 2019.

    Fadli meminta Jokowi berkomunikasi dengan tokoh-tokoh adat Papua dan mendengarkan aspirasi dari masyarakat dan tokoh-tokoh yang tepat, yang dianggap mewakili tujuh wilayah adat Papua. "Jangan nanti menyelesaikan masalah dengan satu pihak, tapi pihak lain tidak mempunyai aspirasi yang sama, jadi duduk bersama itu yang paling penting," ujar Fadli.

    Rencana membangun Istana Presiden di Papua disampaikan Jokowi pada 2020. Hal ini menjawab permintaan dari ketua rombongan tokoh Papua dan Papua Barat, Abisai Rolio yang disampaikan langsung di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 10 September 2019.

    "Mulai tahun depan istana ini akan dibangun," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini disambut tepuk tangan dari 61 tokoh Papua dan Papua Barat yang hadir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.