DPR Gelar Uji Kelayakan Capim KPK, Hasil Diumumkan Kamis

Reporter

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Aziz Syamsuddin, bergegas masuk ke gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Aziz diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Amin Santono dalam kasus suap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan 2018. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta-Dewan Perwakilan Rakyat mulai melakukan tahapan pra-uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calom pimpinan KPK. Pada hari ini, Senin, 9 September 2019, para capim KPK yang berjumlah 10 orang itu hadir ke Senayan dan diminta membuat makalah dengan sejumlah tema yang telah disiapkan DPR.

Sepuluh kandidat capim itu mengambil sendiri tema makalah dan nomor urut mereka secara acak. Setelah itu, masing-masing membuat makalah dengan waktu yang diberikan selama 1,5 jam. Dimulai pukul 14.30 dan berakhir pukul 16.00.

"Besok, makalah peserta akan kami dalami untuk menjadi bahan fit and proper test pada tanggal 11-12 September 2019," ujar Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin di Kompleks Parlemen, Senayan.

Ada 14 topik makalah yang telah disiapkan DPR. Makalah yang dibuat hari ini akan turut menjadi bahan pertanyaan Komisi III kepada para capim KPK.

Menurut Aziz hasil fit and proper test akan diumumkan pada Kamis, 12 September 2019. "Akan difinalisasi paling lambat Kamis, bisa lewat musyawarah mufakat atau voting jika tidak dicapai kata mufakat," ujar politikus Golkar tersebut.

DEWI NURITA






Pemilihan Ketua Komnas HAM oleh DPR Dinilai Langgar Aturan

43 menit lalu

Pemilihan Ketua Komnas HAM oleh DPR Dinilai Langgar Aturan

Taufan mengatakan Ketua Komnas HAM seharusnya dipilih oleh sesama komisioner lewat mekanisme rapat paripurna, bukan oleh DPR.


Andika Perkasa soal Panglima TNI Baru: Presiden Pasti Pilih Secara Mendadak

1 jam lalu

Andika Perkasa soal Panglima TNI Baru: Presiden Pasti Pilih Secara Mendadak

Di tengah memasuki usia pensiun, sempat muncul juga wacana untuk memperpanjang masa jabatan Panglima TNI Andika Perkasa.


DPR RI Siapkan 55 Unit Hyundai Ioniq 5 untuk Operasional P20 di Jakarta

1 jam lalu

DPR RI Siapkan 55 Unit Hyundai Ioniq 5 untuk Operasional P20 di Jakarta

DPR RI menyediakan 55 unit mobil listrik Hyundai Ioniq 5 untuk digunakan dalam kegiatan 8th G20 Parliamentary Speakers Summit (P20).


PSI Kecam DPR Anggarkan TV LED Rp 1,5 Miliar

2 jam lalu

PSI Kecam DPR Anggarkan TV LED Rp 1,5 Miliar

Jika DPR berkukuh untuk membeli TV, maka baiknya DPR membeli produk lokal.


Wakil Ketua DPR Lodewijk Jajal Mobil Listrik Produksi Rakitan Anak Bangsa

3 jam lalu

Wakil Ketua DPR Lodewijk Jajal Mobil Listrik Produksi Rakitan Anak Bangsa

Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus menjajal kendarai mobil listrik hasil dari produksi rakitan anak bangsa


Anggota DPR Bilang Penunjukan Ketua Komnas HAM Sesuai Aturan

1 hari lalu

Anggota DPR Bilang Penunjukan Ketua Komnas HAM Sesuai Aturan

Taufik Basari menyebut penunjukan Ketua Komnas HAM didasarkan pada semangat untuk mendorong Komnas HAM agar dipimpin sosok perempuan.


Taufan Damanik Sebut Pemilihan Ketua Komnas HAM Baru Langgar Undang-Undang

1 hari lalu

Taufan Damanik Sebut Pemilihan Ketua Komnas HAM Baru Langgar Undang-Undang

Ketua Komnas HAM sebelumnya, Ahmad Taufan Damanik, menyebut keputusan DPR memilih Ketua Komnas melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999.


DPR Cabut Persetujuan Sudrajad Dimyati sebagai Hakim Agung

1 hari lalu

DPR Cabut Persetujuan Sudrajad Dimyati sebagai Hakim Agung

Komisi III DPR RI mencabut persetujuan terhadap Hakim Agung Sudrajad Dimyati yang merupakan hasil uji kelayakan pada 18 September 2014.


Komisioner Komnas HAM Baru Diharap Lanjutkan Dialog Damai Papua

1 hari lalu

Komisioner Komnas HAM Baru Diharap Lanjutkan Dialog Damai Papua

Anggota Tim Pansel Anwar Makarim berharap komisioner Komnas HAM yang baru bisa melanjutkan dialog damai di Tanah Papua.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

1 hari lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.