Minggu, 22 September 2019

Tim Cyber Polri Mengaku Kejar Mastermind Kerusuhan Papua

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menjelaskan peta jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Islamiyah (JI) di kantornya, Jakarta Selatan, pada Rabu, 24 Juli 2019 (Andita Rahma)

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menjelaskan peta jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Islamiyah (JI) di kantornya, Jakarta Selatan, pada Rabu, 24 Juli 2019 (Andita Rahma)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian masih memburu aktor-aktor yang diduga terlibat dalam kerusuhan Papua dan Papua Barat.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyatakan Tim Cyber Polri masih memantau media sosial terkait kerusuhan di bumi cenderawasih itu.

    "Tim cyber terus memonitor perkembangan di media sosial terkait narasi-narasi, foto-foto, dan sebaran tentang konten-konten hoaks terkait kerusuhan Papua dan Papua Barat," kata dia.

    Dedi menegaskan bahwa fokus kepolisian sekarang ialah mengejar aktor-aktor intelektual yang diduga berperan dalam kerusuhan di sejumlah wilayah Papua.

    "Tentunya akan dikejar aktor intelektual. Baik dia sebagai mastermind, aktor yang ada di Papua maupun yang ada di berbagai wilayah Indonesia," kata Dedi.

    Nantinya, para aktor-aktor yang diduga terlibat akan ditindak secara tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. 

    "Sesuai dengan perintah Pak Kapolri akan segeran dituntaskan secara tegas dan berkelanjutan. Sehingga ke depan, tidak terjadi lagi kejadian seperti di Papua Barat dan Papua," kata dia.

    Kepolisian sebelumnya telah menetapkan Veronica Tan sebagai satu dari tersangka kasus penyebaran hoak s terkait kerusuhan Papua dan Papua Barat. Namun sejumlah pihak menuding penetapan tersangka terhadap Veronica sebagai akal-akalan. Tudingan itu belum dijawab oleh polisi.

    GALUH PUTRI RIYANTO 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe