8 Bulan Tak Bersuara, SBY Besok Sampaikan Pidato Politik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terlihat dari layar, Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono memberika sambutannya saat menggelar tahlilan 40 hari meninggalnya Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu malam, 10 Juli 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Terlihat dari layar, Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono memberika sambutannya saat menggelar tahlilan 40 hari meninggalnya Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu malam, 10 Juli 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Lama tak muncul setelah istri dan ibundanya meninggal, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY akan berpidato esok hari, Senin, 9 September 2019. Ketepatan, esok hari merupakan hari ulang tahun SBY sekaligus HUT Partai Demokrat.

    "Setelah selama delapan bulan Ketua Umum SBY tidak tampil di publik untuk berbicara politik, “Pidato Kontemplasi SBY “ akan disampaikan pada publik jam 20.00-20.45 WIB," ujar Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari lewat keterangan tertulis pada Ahad, 8 September 2019.

    Selain pidato politik SBY, sepanjang hari esok akan penuh dengan acara keluarga SBY dan Demokrat. Dalam rangkaian acara perayaan HUT DPP Partai Demokrat ke-18, akan digelar acara inagurasi pelepasan anggota Fraksi Partai Demokrat se-Indonesia pada pukul 09.00-14.00 WIB di kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Jakarta Pusat.

    Selanjutnya akan dilaksanakan acara tahlilan 100 hari untuk mengenang almarhum istri SBY, Ani Yudhoyono pada pukul 17.00 -18.00 WIB di Pendopo Puri Cikeas Gunung Putri, Jawa Barat. Peringatan 100 hari Ani Yudhoyono juga jatuh pada 9 September 2019.

    Pukul 20.00-20.45 WIB, SBY akan berpidato. Usai pidato, akan dilanjutkan dengan acara pemotongan tumpeng merayakan HUT ke-18 Partai Demokrat dan HUT SBY ke-70 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.