PSI Galang Dana di Medsos untuk Renovasi Kantor Baru

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum PSI Grace Natalie (kanan) didampingi Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni (kiri) pada jumpa pers di DPP PSI, Jakarta, 15 Desember 2017.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketum PSI Grace Natalie (kanan) didampingi Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni (kiri) pada jumpa pers di DPP PSI, Jakarta, 15 Desember 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggalang dana di media sosial alias crowd funding untuk merenovasi kantor baru mereka. Dana yang diperlukan diestimasikan sebesar Rp 2 juta per meter.

    "Ada beberapa hamba Allah yang sumbang tempat bekerja untuk @psi_id sekitar 1000 meter selama 5 tahun. Sekarang kami perlu bantuan untuk renovasi interior, sekitar Rp 2 juta per meternya," tulis Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni melalui akun Twitternya @AntoniRaja, pada Kamis 5 September 2019.

    Saat dihubungi, Antoni, ia biasa disebut, membenarkan kabar ini. Menurutnya saat ini mereka tengah mengumpulkan dana untuk renovasi kantor. Gedung kantornya sendiri ia akui merupakan hasil dari cara yang sama.

    Cuitan Antoni cukup banyak mendapat sentimen negatif warganet. @tonyfathony2 misalnya mengatakan "Gak malu, parpol minta sumbangan ke warga?" Selain itu ada @rizalcreative yang berkomentar "Pura-pura miskin, pemilu kemarin PSI APK nya paling melimpah ruah."

    Antoni menanggapi santai. Menurutnya crowd funding adalah hal biasa di dalam demokrasi dengan demokrasi yang mapan. Di negara-negara itu, crowd funding atau patungan kata dia, menjadi tulang punggung pendanaan partai.

    Menurut Antoni pun saat ini hasilnya cukup baik. Pada hari pertama dibuka terkumpul sebanyak Rp 8 juta. Namun ia mengaku belum memeriksa kembali hasilnya hari ini.

    "Lumayan, hari pertama sudah banyak yang nyumbang," kata dia, Sabtu 7 September 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe