Ridwan Kamil: Ekonomi Kreatif Dorong Pembangunan Jawa Barat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat menghadiri Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) di Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis, 5 September 2019.

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat menghadiri Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) di Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis, 5 September 2019.

    INFO JABAR — Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan perkembangan ekonomi kreatif (ekraf) di Jawa Barat tergolong progresif sehingga pihaknya berkomitmen terus mengembangkannya.

    "Jawa Barat punya 27 kota dan kabupaten. Satu per tiga ekonomi kreatifnya Indonesia ada di Jawa Barat. Inilah yang akan menjadi potensi masa depan," katanya saat menghadiri Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) di Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis, 5 September 2019.

    Ridwan Kamil menuturkan pada 2016, ekraf Jabar menyumbang 31,96 persen ekspor ekraf nasional. Jabar juga menjadi Top 3 penyumbang produk domestik bruto (PDB) di bidang ekraf dengan capaian 11,81 persen atau tertinggi ketiga setelah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 16,12 persen, dan Bali sebesar 12,57 persen.

    Berbagai komoditas ekraf yang berkembang di Jabar antara lain game developer, seni pertunjukan, film, musik, fotografi, desain komunikasi visual, kriya keramik, kerajinan rotan, kerajinan tangan, fashion, batik, hingga bambu. "(Dalam) Ekonomi kreatif nasional, Jawa Barat termasuk penyumbang (PDB ekfraf) terbesar, ini harus terus ditingkatkan," ujar Emil, sapaan akrab Rindawn Kamil.

    Sebagai seorang arsitek, Emil pun menyebut dirinya adalah salah satu pelaku ekonomi kreatif. Berbagai bangunan ikonik telah kukuh berdiri sebagai karya visualnya, mulai dari masjid, perkantoran, hingga taman kota.

    Jabar, tambah Emil, tengah menjalin kerja sama dengan content creator untuk melatih anak-anak desa agar bisa membuat konten kreatif di platform digital. Harapannya, ekonomi anak desa di Jabar bisa tumbuh melalui jejaring digital.

    Selain itu, Pemprov Jabar gencar membangun Gedung Creative Center di sejumlah kabupaten dan kota. Di antaranya di Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Purwakarta.

    "Mudah-mudahan 27 daerah (di Jabar) masing-masing punya satu creative center. Sebab, anak muda harus dibuat sibuk yang positif. Yang senang film bikin film, musik silakan (pakai)," ucap Emil.

    Dalam kunjungan kerjanya di Kota Ternate, Ridwan Kamil menyempatkan diri bertemu dengan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba, di Rumah Dinas Gubernur Maluku Utara.

    "Bertemu Pak Gubernur (Maluku Utara), persiapan menindaklanjuti rencana kerja sama. Pak Gubernur menyambut baik, kami makan siang bareng. Insyaallah, dengan saling mengunjungi ini bisa membawa kesejahteraan untuk masyarakat Jabar dan Maluku Utara," ucap Emil.

    Menurut Emil, kerja sama yang dilakukan antara Jabar dan Maluku Utara dalam waktu dekat berkaitan dengan dua bidang, yakni perikanan dan kelautan serta komunikasi dan informasi.

    Ridwan Kamil juga menyempatkan bertemu dengan warga Ternate asal Jawa Barat yang tergabung dalam Paguyuban Pasundan Ternate.

    "Saya juga mengajak warga Jabar yang tinggal di Kota Ternate untuk mengedepankan pepatah, di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung," katanya.

    Emil memberi bantuan dana sebesar Rp 50 juta kepada Paguyuban Pasundan Ternate untuk mengembangkan organisasi. Selain itu, Emil minta Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman, untuk mendukung kegiatan positif yang digelar Paguyuban Pasundan Ternate. "Jadi, biasakan kita rajin bersilaturahmi, menambah nikmat umur, kesehatan, dan tentunya nikmat silaturahmi itu sendiri," kata Emil. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.