Wiranto: Masih Ada Hasutan Aksi Anarkistis di Papua

Reporter

Editor

Amirullah

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto memberikan keterangan, di Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019. Wiranto menyapaikan keterangan terkait kerusuhan di Wanokwari, Papua. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih ada ajakan dan hasutan kepada masyarakat Papua untuk melanjutkan aksi demonstrasi.

"Masih ada ajakan-ajakan, hasutan-hasutan kepada masyarakat untuk melanjutkan aksi anarkis," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis, 5 September 2019.

Wiranto mengatakan, rapat koordinasi antara forum komunikasi pimpinan daerah dan seluruh pimpinan TNI dan kepolisian bersama tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, seniman, dan budayawan telah dilakukan pada Rabu, 4 September 2019. Dalam rapat itu, mereka bersama-sama mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi oknum-oknum yang ingin melanjutkan aksi anarkis.

"Ada rencana anarkis tanggal sekian, jilid sekian, itu ajakan. Tapi aparat keamanan, pemda, tokoh masyarakat berusaha menenangkan masyarakat agar tidak terpengaruh ajakan itu," ujarnya.

Menurut Wiranto, kondisi di Papua secara umum sudah kondusif. Apalagi, ia juga mendapat laporan bahwa di Sentani telah berlangsung acara adat berupa bakar batu di wilayah Lapago, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo, Yalimo, Lanijaya, Mamberamo Tengah, Tolikara, Lanijaya, Mamberamo Tengah, Nduga, Puncak, dan Puncak Jaya.

Di sana, kata Wiranto, perwakilan mahasiswa menyikapi situasi yang terjadi, terutama anarkis di Jayapura, dan terus mendukung agar dilaksanakan upaya perdamaian.

Tradisi bakar batu oleh masyarakat adat wilayah Lapago di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura dilaksanakan hari ini di Lapangan Hawai, distrik Sentani. Wiranto mengatakan, tradisi bukan hanya sekedar membakar batu lalu menari-nari. Tetapi, mereka menyembelih hewan, lalu dagingnya diolah dengan membakar batu, dan dimakan setelah matang.

"Itu tradisi sangat bagus bahwa ada tradisi adat yang memaafkan tapi impact-nya itu gizi. Sama-sama makan daging yang sudah matang akhirnya mereka damai, tapi impact-nya kepada kesejahteraan masyarakat," katanya.






Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

1 hari lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


Komisioner Komnas HAM Baru Diharap Lanjutkan Dialog Damai Papua

1 hari lalu

Komisioner Komnas HAM Baru Diharap Lanjutkan Dialog Damai Papua

Anggota Tim Pansel Anwar Makarim berharap komisioner Komnas HAM yang baru bisa melanjutkan dialog damai di Tanah Papua.


Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

1 hari lalu

Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

KPK berupaya menghindari upaya penjemputan paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dalam kasus dugaan gratifikasi dan lebih mengutamakan persuasif


DPR Papua Barat Dukung TNI - Polri Tumpas KKB Penghambat Pembangunan

1 hari lalu

DPR Papua Barat Dukung TNI - Polri Tumpas KKB Penghambat Pembangunan

Orgenes mengatakan kebiadaban KKB di wilayah itu sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat sipil pada umumnya.


TPNPB-OPM Bakar Kantor Distrik Paniai Utara dan Nyatakan Perang dengan Indonesia

4 hari lalu

TPNPB-OPM Bakar Kantor Distrik Paniai Utara dan Nyatakan Perang dengan Indonesia

TPNPB menyatakan pembakaran kantor Distrik Paniai Utara sebagai awal perang terhadap pemerintah Indonesia.


Kemendagri Mutakhirkan Database tentang Tiga Provinsi Baru di Papua

4 hari lalu

Kemendagri Mutakhirkan Database tentang Tiga Provinsi Baru di Papua

Kemendagri telah melakukan langkah-langkah strategis, terukur, dan terinci dalam mempercepat terlaksananya pemerintahan tiga provinsi baru di Papua.


Kapolri Siapkan 1.800 Personel di Papua untuk Bantu KPK Tangkap Lukas Enembe

4 hari lalu

Kapolri Siapkan 1.800 Personel di Papua untuk Bantu KPK Tangkap Lukas Enembe

Kapolri mengatakan penyiapan personel untuk membantu KPK menangkap Lukas Enembe itu adalah upaya Polri mendukung pemberantasan korupsi.


Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

5 hari lalu

Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

Komnas HAM meminta TNI mengevaluasi keberadaan Brigif Raider 20 di Timika, Papua. Permintaan ini merupakan yang pertama dari Komnas untuk TNI.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

6 hari lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

6 hari lalu

Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan Gubernur Papua Lukas Enembe harus kooperatif dan memenuhi panggilan KPK.