Wiranto Cabut Pembatasan Internet di Papua dan Papua Barat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan dengan tokoh Papua  di gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan dengan tokoh Papua di gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan sudah mencabut pembatasan akses internet di wilayah Papua dan Papua Barat mulai Kamis, 5 September 2019.

    "Saya sudah dapat laporan Kapolri, BIN, keadaan memang sudah cukup kondusif. Maka pembatasan internet tanggal 5 ini dicabut," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis, 5 September 2019.

    Wiranto mengatakan, dirinya memang sudah berjanji akan mencabut kebijakan tersebut jika kondisi di sana sudah kondusif. Sehingga, mulai hari ini, akses internet sudah kembali normal. Namun, Wiranto memberikan catatan, apabila keadaan memburuk maka pembatasan internet akan kembali diberlakukan. "Mudah-mudahan tidak," katanya.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sebelumnya juga mengatakan 50 persen internet aktif di kabupaten kota di Papua dan Papua Barat. Selain itu, Kominfo sedang menyiapkan untuk akses bagi media di Jayapura dan Manokwari.

    Pemblokiran mulai dibuka pada Rabu malam kemarin, pukul 23.00 WIT. Pembukaan blokir atas layanan data internet itu dilakukan di 19 kabupaten di Provinsi Papua dan 10 kabupaten di provinsi Papua Barat.

    Pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat telah berlangsung sejak Rabu, 21 Agustus 2019. Langkah yang diklaim demi meminimalisasi penyebaran hoaks ini sempat menuai kritik dan dianggap justru menyebabkan informasi simpang siur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.