Diplomat Belanda Sebut HAM Elemen Penting Untuk Stabilitas Negara

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) membawa spanduk dan melakukan aksi tutup mulut pada Aksi Kamisan di depan Kantor DPRD Sulawesi Tengah di Palu, Kamis 18 Juli 2019. Aksi Kamisan ke-12 bertema Sumber Daya Alam itu memperingatkan pemerintah agar mengambil sikap dan serius menanggapi isu penghancuran sumber daya alam, apalagi setelah pelaksanaan pesta demokrasi atau Pemilu. ANTARA FOTO/Basri Marzuki

    Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) membawa spanduk dan melakukan aksi tutup mulut pada Aksi Kamisan di depan Kantor DPRD Sulawesi Tengah di Palu, Kamis 18 Juli 2019. Aksi Kamisan ke-12 bertema Sumber Daya Alam itu memperingatkan pemerintah agar mengambil sikap dan serius menanggapi isu penghancuran sumber daya alam, apalagi setelah pelaksanaan pesta demokrasi atau Pemilu. ANTARA FOTO/Basri Marzuki

    TEMPO.CO, Jakarta -Diplomat Belanda di Indonesia Ardi Stoios-Braken mengatakan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) menjadi elemen penting untuk stabilitas maupun pembangunan suatu negara.

    "Penghormatan terhadap hak asasi manusia menjadi hal yang sangat penting untuk stabilitas, pertumbuhan, perdagangan, dan kemakmuran," ujar Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia Ardi Stoios-Braken di Kedutaan Besar Belanda, Jakarta, Kamis.

    Karena itu, Stoios-Braken mengatakan pemerintah Belanda terus mempromosikan dan melindungi HAM di level internasional.

    "Fokus kami antara lain, kebebasan berekspresi, kebebasan beragama atau berkeyakinan, dan persamaan hak untuk semua," ujar Ardi Stoios-Braken.

    Di Asia Tenggara, Belanda bekerja erat dengan Komisi HAM Antarpemerintah ASEAN (AICHR) dan perwakilan yang ditunjuk untuk melindungi dan mempromosikan hak asasi manusia di ASEAN.

    Sebagai satu-satunya badan HAM di ASEAN, lembaga tersebut bertanggung jawab untuk memajukan hak asasi manusia secara regional.

    "Belanda ingin tetap dekat dan terhubung dengan negara-negara di kawasan ini, terutama untuk bekerja sama dengan ASEAN dan status anggotanya untuk mengimplementasikan perjanjian hak asasi manusia dan Deklarasi ASEAN tentang Hak Asasi Manusia," kata dia.

    Menurut Stoios-Braken, semangat itu juga dimiliki oleh AICHR Indonesia yang mempunyai tujuan utama untuk memastikan badan HAM kawasan tersebut dapat berkembang menjadi lembaga yang sepenuhnya bertanggung jawab, bertanggung jawab, efektif, dan mandiri.

    "Saya berharap organisasi ini tidak hanya mempromosikan, tetapi juga melindungi hak asasi manusia," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.