JK Bicara Keterlibatan Asing di Konflik Papua

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menghadiri peringatan Hari Konstitusi yang digear di gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Minggu, 18 Agustus 2019.(dok MPR RI)

    Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menghadiri peringatan Hari Konstitusi yang digear di gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Minggu, 18 Agustus 2019.(dok MPR RI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengakui adanya keterlibatan pihak asing dalam konflik yang terjadi di tanah Papua dalam dua pekan terakhir. Namun ia mengatakan pihak asing ini bukan berasal dari negara lain.

    "(Keterlibatan) Asing mungkin iya. Bukan negara. Bedakan asing dan negara," kata JK saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 4 September 2019.

    JK mengatakan keterlibatan asing ini diindikasikan dengan adanya empat warga negara asing (WNA) asal Australia yang mengikuti aksi demonstrasi di Kantor Walikota Sorong. Selain itu, JK juga menyebut adanya keterlibatan Benny Wenda, Ketua Persatuan Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat (ULMWP).

    "Benny Wenda di Inggris memberi instruksi atau apa, dia kan bukan WNI sudah WN Inggris. Orang asing juga berarti itu campur tangan," kata JK.

    Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan keterlibatan tangan-tangan asing dalam kerusuhan yang melanda Papua dan Papua Barat. Polri menerangkan kelompok lokal yang terlibat kerusuhan di Papua mempunyai koneksi dengan kelompok di luar negeri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.