Jadi Tersangka Korupsi, Berapa Harta Kekayaan Bupati Muara Enim?

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Kabupatem Muara Enim, Ahmad Yani, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan pasca terjaring Operasi Tangkap Suap Bupati Muara Enim, di gedung KPK, Jakarta, Selasa malam, 3 September 2019. Penyidik KPK resmi melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap tiga orang tersangka Bupati Kabupatem Muara Enim, Ahmad Yani, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR, Elfin Muhtar dan Pihak Swasta, Robi Okta Fahlefi. TEMPO/Imam Sukamto

    Bupati Kabupatem Muara Enim, Ahmad Yani, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan pasca terjaring Operasi Tangkap Suap Bupati Muara Enim, di gedung KPK, Jakarta, Selasa malam, 3 September 2019. Penyidik KPK resmi melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap tiga orang tersangka Bupati Kabupatem Muara Enim, Ahmad Yani, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR, Elfin Muhtar dan Pihak Swasta, Robi Okta Fahlefi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Muara Enim Ahmad Yani menjadi tersangka kasus dugaan suap proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Ia disangka menerima US$35 ribu dari Robi Okta Fahlevi selaku pihak penggarap proyek jalan di Kabupaten itu. Selain penerimaan ini, KPK meduga Ahmad Yani juga sudah menerima duit dari proyek lain sejumlah Rp13,4 miliar.

    “KPK menduga suap terkait dengan 16 proyek peningkatan pembangunan jalan di Kabupaten Muara Enim,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di kantornya, Selasa, 3 September 2019.

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang diunduh dari situs KPK, Ahmad Yani memiliki total harta kekayaan Rp4,7 miliar. Laporan itu ia buat saat menjadi calon Bupati Muara Enim pada 2018.

    Hartanya didominasi tanah dan bangunan yang berjumlah 9 bidang. Terletak di Palembang dan Muara Enim, tanah dan bangunan milik Yani ditaksir bernilai Rp2,59 miliar. Selain itu, Yani juga memiliki 7 mobil, ada yang bermerek Toyota Landcruiser senilai Rp200 juta hingga Daihatsu Taft senilai Rp15 juta.

    Yani tercatat juga memiliki harta bergerak bernilai Rp350 juta. Kas dan setara kas yang dimiliki Yani berjumlah Rp1,075 miliar. Ia memiliki hutang senilai Rp179 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.