Selasa, 17 September 2019

Menkominfo: Pemblokiran Internet di Papua Dibuka Mulai Kamis

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aliansi SAFEnet saat menggelar aksi solidaritas di depan Kementerian Informatika dan Komunikasi di Jl Tanah Merdeka, Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2019. Menurut petisi ini, tindakan pemblokiran yang dilakukan Kominfo malah membuat masyarakat di luar Papua tidak bisa mencari kebenaran peristiwa yang terjad TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Aliansi SAFEnet saat menggelar aksi solidaritas di depan Kementerian Informatika dan Komunikasi di Jl Tanah Merdeka, Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2019. Menurut petisi ini, tindakan pemblokiran yang dilakukan Kominfo malah membuat masyarakat di luar Papua tidak bisa mencari kebenaran peristiwa yang terjad TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Rudiantara mengatakan akan membuka pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat secara bertahap mulai lusa, Kamis, 5 September 2019.  

    Pemblokiran masih akan berlaku sebagian tetapi diturunkan levelnya, dari sebelumnya di tingkat provinsi menjadi kabupaten/kota. Rudiantara memperkirakan, data kabupaten/kota mana saja di Papua dan Papua Barat yang akan dibuka pemblokirannya akan tersedia besok, Rabu, 4 September 2019.

    "Besok mudah-mudahan sudah ada datanya sehingga tanggal lima sudah mulai dilakukan pemulihan secara bertahap," kata Rudiantara di gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa malam, 3 September 2019.

    Rudiantara menuturkan, pembukaan blokir internet ini dilakukan berdasarkan kondusivitas di Papua dan Papua Barat. Ukuran kondusif ini ditentukan berdasarkan informasi lapangan yang dilaporkan otoritas keamanan yang ada di Papua dan Papua Barat, mulai dari Kepolisian, TNI, hingga Intelijen.

    "Kalau dari sisi sekarang informasi mudah-mudahan di Papua, kurang lebih setengahnya sudah bisa diaktifkan nanti tanggal lima secara bertahap," kata dia.

    Ada 29 kabupaten/kota di Papua, sedangkan di Papua Barat ada 13 kabupaten/kota. Rudiantara enggan merinci kabupaten/kota mana saja yang akan mulai dibuka pemblokiran internetnya.

    Pembukaan blokir internet, kata dia, membutuhkan waktu paling lama tiga jam. Namun, kata Rudiantara, pemblokiran internet bisa kembali dilakukan jika suatu daerah tiba-tiba dianggap tak kondusif lagi.

    Hingga hari ini, terhitung sudah dua pekan internet di Papua dan Papua Barat diblokir. Pemblokiran ini dilakukan seiring munculnya sejumlah aksi massa berujung rusuh di Papua dan Papua Barat, buntut insiden rasialisme dan diskriminatif terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

    Langkah yang diklaim demi meminimalisasi penyebaran hoaks ini menuai kritik dan dianggap justru menyebabkan informasi simpang siur. Sejumlah kelompok masyarakat sipil melayangkan somasi kepada Menkominfo dan Presiden Joko Widodo atas pemblokiran tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.