Kasus E-KTP, KPK Periksa Lagi Andi Naragong

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Markus Nari, Andi Narogong, dan Abdullah memberikan keterangan sebagai saksi untuk dua terdakwa kasus korupsi e-ktp mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung, dalam sidang lanjutan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 25 September 2018. Dalam sidang ini, jaksa penuntut umum KPK menghadirkan empat saksi antara lain tersangka anggota DPR fraksi Golkar, Markus Nari, terpidana Andi Narogong, Diatce Gunungtua Harahap dan mantan kurir Setya Novanto, Abdullah. TEMPO/Imam Sukamto

    Markus Nari, Andi Narogong, dan Abdullah memberikan keterangan sebagai saksi untuk dua terdakwa kasus korupsi e-ktp mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung, dalam sidang lanjutan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 25 September 2018. Dalam sidang ini, jaksa penuntut umum KPK menghadirkan empat saksi antara lain tersangka anggota DPR fraksi Golkar, Markus Nari, terpidana Andi Narogong, Diatce Gunungtua Harahap dan mantan kurir Setya Novanto, Abdullah. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan Andi Agustinus atau Andi Narogong dalam kasus korupsi E-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) pada hari ini, Selasa, 3 September 2019.

    "Saksi (Andi Narogong) diperiksa untuk tersangka PLS," kata juru bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulis, Selasa, 3 September 2019

    PLS adalah singkatan dari Paulus Tannos, Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra. 

    Andi Naragong berstatus terdakwa setelah divonis 13 tahun penjara di tingkat kasasi oleh Mahkamah Agung (MA). Ia juga diwajibkan membayar denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan, serta membayar uang pengganti US$2,15 juta dan Rp 1,186 miliar subsider 3 tahun kurungan.

     
    Dalam kasus korupsi e-KTP, KPK sudah menetapkan sejumlah tersangka, yakni mantan Ketua DPR Setya Novanto, mantan anggota DPR Markus Nari, dua pejabat di Kemendagri yakni Irman dan Sugiharto, Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo, pengusaha Andi Narogong, Made Oka Masagung, serta keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi.

    Lalu menyusul, anggota DPR 2014-2019 Miriam S. Haryani, Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI dan Ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaja, Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik yang juga PNS BPPT Husni Fahmi, dan Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.