Penambang Emas Kabupaten Yahukimo Dibunuh, Polisi Terjunkan Tim

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Komjen Pol Budi Waseso, Irjen Pol Deddy Fauzi Elhakim, dan Brigjen Rudolf Alberth Rodja, mengikuti upacara kenaikan pangkat perwira tinggi di Mabes Polri, Jakarta, 5 Februari 2015. ANTARA/M Agung Rajasa

    Dari kiri: Komjen Pol Budi Waseso, Irjen Pol Deddy Fauzi Elhakim, dan Brigjen Rudolf Alberth Rodja, mengikuti upacara kenaikan pangkat perwira tinggi di Mabes Polri, Jakarta, 5 Februari 2015. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan telah diturunkan tim untuk mengecek kebenaran kabar sejumlah pendulang emas di Kabupaten Yahukimo, Papua, yang dianiaya dan dibunuh.

    "Kapolres sudah menurunkan tim untuk mengecek lokasi yang diduga tempat mendulang emas itu," kata Dedi saat dihubungi, Selasa, 3 September 2019.

    Berdasarkan informasi yang Dedi peroleh, tim mengalami kendala karena lokasi cukup jauh dan sulit terjangkau. Apalagi lokasi pendulangan emas berada di perbatasan meskipun masih di wilayah Kabupaten Yahukimo.

    Kapolda Papua Inspektur Jenderal Rudolf Albert Rodja membenarkan laporan bahwa beberapa orang pendulang emas di Kabupaten Yahukimo dianiaya dan dibunuh.

    Belum diketahui pasti berapa jumlah korban dan bagaimana nasib mereka. Lokasi pendulangan emas itu jauh dari Ibu Kota Kabupaten Yahukimo.

    ANDITA RAHMA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.