Kapuspen Bantah Panglima TNI Berkantor di Papua

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi didampingi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi dan Kapolri Tito Karnavian meninjau gladi bersih upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2019. Gladi ini juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi didampingi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi dan Kapolri Tito Karnavian meninjau gladi bersih upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2019. Gladi ini juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Penerangan atau Kapuspen TNI, Mayjen Sisriadi membantah bahwa Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan berkantor di Papua. 

    "Tidak benar Panglima akan berkantor di Papua. Panglima hanya melakukan kunjungan kerja ke sana untuk melihat latihan PPRC di sana," ujar Sisriadi saat dihubungi wartawan pada Senin, 2 September 2019.

    PPRC adalah singkatan dari Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Tentara Nasional Indonesia, pasukan pemukul reaksi cepat gabungan darat, laut, udara. "Jadi tidak ada (berkantor di sana)," ujar Sisriadi.

    Selain untuk memantau PPRC, Panglima TNI juga dijadwalkan akan ke Wamena untuk membangun dialog dengan tokoh-tokoh Papua, sesuai dengan perintah Menkopolhukam Wiranto.

    Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri M. Iqbal menyebut Kapolri dan Panglima akan berkantor sementara di Papua selama 4-10 hari. Tujuan mereka ke sana untuk melakukan pengendalian situasi dan dialog dengan beberapa tokoh penting di Papua.

    "Kapolri (Tito Karnavian), Panglima TNI (Hadi Tjanjanto), dan beberapa pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri akan berangkat hari ini. Rencana pukul 16.00 WIB untuk melakukan beberapa pengendalian dan juga dialog dengan beberapa tokoh yang dianggap sangat penting," kata Kadiv Humas Mabes Polri M. Iqbal di Kantornya, Jakarta, Senin lalu.

    Seperti diketahui, selama dua pekan terakhir unjuk rasa yang berujung kerusuhan terjadi di beberapa tempat di Papua. Terakhir kerusuhan terjadi di Jayapura. Berbagai bangunan dan perkantoran dirusak massa. Bahkan dalam kerusuhan sebelumnya di Kabupaten Deiyai, menurut pemerintah ada dua warga sipil dan seorang anggota TNI tewas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.