Polda Papua Barat Tetapkan 20 Tersangka Kerusuhan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak melintas di antara sisa-sisa kebakaran yang menghanguskan sejumlah pertokoan dan rumah warga di Entrop, Kota Jayapura, Papua, Ahad, 1 September 2019.  ANTARA/Zabur Karuru

    Seorang anak melintas di antara sisa-sisa kebakaran yang menghanguskan sejumlah pertokoan dan rumah warga di Entrop, Kota Jayapura, Papua, Ahad, 1 September 2019. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Papua Barat menyebut jumlah tersangka kerusuhan di wilayah mereka bertambah menjadi 20 orang. 

    "Masih ada kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. pengembangan masih berlangsung baik di Manokwari, Sorong maupun Fakfak," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat Ajun Komisaris Besar Mathias Krey di Manokwari, Senin, 2 September 2019.

    Mathias mengatakan polisi terus menelusuri pelaku perusakan, pembakaran serta penjarahan pada kerusuhan 19 hingga 21 Agustus 2019, terutama yang terjadi di Manokwari, Sorong dan Fakfak.

    Dari 20 tersangka itu, kata Mathias, 10 diantaranya terlibat dalam aksi rusuh yang terjadi Manokwari pada Senin, 19 Agustus 2019. Tujuh tersangka pada kerusuhan di Sorong dan tiga lainya terlibat dalam kerusuhan di Fakfak.

    Ia mengatakan polisi sudah menetapkan satu tersangka pada kasus pembakaran gedung DPRD Provinsi Papua Barat. Sementara itu, ada 10 orang tersangka kasus pembakaran kantor Majelis Rakyat Papua di Manokwari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.