Gubernur Jabar Apresiasi ISSOM Festival 2019

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi membuka Indonesia Sentul Sports of Motorsport (ISSOM) Festival 2019 di Sentul International Circuit, Kabupaten Bogor, Sabtu (31/8/19).

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi membuka Indonesia Sentul Sports of Motorsport (ISSOM) Festival 2019 di Sentul International Circuit, Kabupaten Bogor, Sabtu (31/8/19).

    INFO NASIONAL — Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau Emil, resmi membuka Indonesia Sentul Sports of Motorsport (ISSOM) Festival 2019 di Sentul International Circuit, Kabupaten Bogor, Sabtu, 31 Agustus 2019. ISSOM Festival 2019 merupakan wadah yang menampung energi sekaligus membina generasi mudah untuk terus berprestasi.

    "Kita arahkan minat dan bakat pemuda, pada ajang yang tepat, sehingga energi mereka bisa tersalurkan menjadi prestasi,” kata Emil mengapresiasi gelaran bergensi yang digagas ABM Enterprise tersebut. 

    Menurut dia, event otomotif kerap digelar di Provinsi Jabar, yakni sekitar 300 event setiap tahunnya. "Pekerjaan terhebat di dunia adalah pekerjaan yang dilakukan dengan kecintaan. Maka kerjakan apa yang kamu cintai, dan cintai apa yang kamu kerjakan," katanya.

    Sementara itu, mantan pebalap nasional Tinton Suprapto, mengatakan ISSOM merupakan salah satu event otomotif bergengsi. Semua peserta ISSOM menargetkan gelar juara dan naik podium. 

    "Terima kasih Pak Gubernur, IMI Jawa Barat, Dispora Jabar, telah mendukung event ini," katanya.

    Tinton juga menyatakan ISSOM merupakan ajang pembinaan minat pemuda, supaya bakat pebalap muda dapat tersalurkan. "Event balap malam, cuma ada dua di dunia. Satu di sini (Kabupaten Bogor) dan satu lagi di Qatar," katanya.

    ISSOM Night Race 2019 menggelar balap mobil touring, kejuaraan drifting bertajuk "Indonesian Drift Prix 2019", dan balap motor khusus untuk kelas pembibitan atau MiniGP. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.